Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengakuan Ayah Kandung Delis, Ikut Mengantar Jasad Anaknya ke Kamar Jenazah

Budi Rahmat (45), sehat-sehat saja. Hanya saja ia mengaku syok atas kematian Delis dan berupaya untuk tidak muncul di publik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Pengakuan Ayah Kandung Delis, Ikut Mengantar Jasad Anaknya ke Kamar Jenazah
Firman Suryaman/Tribun Jabar
Budi Rahmat (45) saat ditemui di rumah kontrakannya di Kecamatan Tawang, Selasa (11/2/2020) sore. Anaknya, Delis Sulistina, ditemukan tak bernyawa di dalam gorong-gorong depan SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya, Senin (27/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Kemana saja ayah kandung Delis Sulistina (13) alias Desi.

Sejak Delis ditemukan tak bernyawa di dalam gorong-gorong depan sekolahnya, SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya, Senin(27/1/2020), sang ayah tak pernah muncul.

Ternyata ayah korban, Budi Rahmat (45), sehat-sehat saja.

Hanya saja ia mengaku syok atas kematian Delis dan berupaya untuk tidak muncul di publik.

Budi sendiri telah lama bercerai dengan Wati Candrawati (46), ibu kandung Desi, dan menikah lagi dengan perempuan lain.

Baca: Maling Curi 5 Sepatu di Musala di DPRD Deliserdang, yang Dicuri Milik 2 Anggota DPRD

Baca: Ditemukan Tewas di Gorong-gorong, Ibunda Yakin Kematian Delis Tak Wajar

"Hingga saat ini saya masih syok atas kematian Desi. Saya juga masih merasa gugup setelah diperiksa polisi sampai subuh saat Desi ditemukan dalam gorong-gorong," kata Budi, saat ditemui di rumah kontrakannya di Kecamatan Tawang, Selasa (11/2/2020) sore.

Rekomendasi Untuk Anda

Jasad Desi ditemukan dalam gorong-gorong setelah dinyatakan hilang sejak berangkat sekolah, Kamis (23/1/2020).

Ibu korban melaporkan kehilangan Desi ke polisi, Jumat (24/1), dan polisi pun bergerak melakukan penyelidikan.

Diluar dugaan tubuh Desi ditemukan tak bernyawa dalam gorong-gorong depan sekolahnya, Senin (27/1).

Awalnya seorang warga mencium bau tak sedap dari dalam gorong-gorong.

Saat ditengok ternyata ada tubuh manusia.

Budi mengungkapkan, saat diberitahu bahwa Desi ditemukan tewas dalam gorong-gorong, ia langsung menuju lokasi sekolah.

Ia pun turut mengantar jenazah ke Kamar Mayat RSU dr Soekardjo.

"Terakhir bertemu dengan Desi, ia datang ke tempat kerja saya di sebuah rumah makan di Jalan BKR.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas