Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Fakta-fakta Janda Kaya Tewas Dibekap Kasur Lipat

Fakta-fakta terbaru terungkap dari dari kematian Miratun, janda kaya Tulungagung yang tewas dalam kondisi tubuh dibekap kasur lipat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Fakta-fakta Janda Kaya Tewas Dibekap Kasur Lipat
Surya/David Yohanes
Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung mengolah tempat kejadian perkara di rumah Miratun (65), janda kaya di Lingkungan 6, Desa Ngunut, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (14/2/2020). 

Fakta-fakta terbaru terungkap dari dari kematian Miratun, janda kaya Tulungagung yang tewas dalam kondisi tubuh dibekap kasur lipat. 

TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG - Miratun yang tinggal di Lingkungan 6 Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung tinggal bersama dua orang yang menyewa (kos) di rumah besarnya. 

Satu di antaranya karyawan di pusat pendidikan dan seorang lagi siswi yang tengah praktek kerja (PSG).  

Suami Miratun telah meninggal dunia lebih dari 10 tahun silam. 

Miratun tidak mempunyai anak, tapi diketahui punya banyak keponakan.

Baca: Detik-detik Penjaga Warung Lawan Kawanan Perampok Berclurit, Cuma Ingat Anak Meski Jari Hampir Putus

Meski tinggal sendiri, Miratun diketahui kaya raya dengan harta miliaran rupiah. 

Berikut fakta-fakta terbaru kasus meninggalnya mjanda kaya Miratun: 

Rekomendasi Untuk Anda

1. Punya uang Rp 1 miliar

Kejanggalan Ibu Kos di Tulungagung Tewas secara mendadak diungkap penyewa. Di samping itu, tetangganya mengungkap fakta-fakta kondisi ekonomi Miratun yang dikenal sebagai janda kaya ini.
Kejanggalan Ibu Kos di Tulungagung Tewas secara mendadak diungkap penyewa. Di samping itu, tetangganya mengungkap fakta-fakta kondisi ekonomi Miratun yang dikenal sebagai janda kaya ini. (SURYA.co.id/DAVID YOHANES)

Menurut penuturan para tetangga, setahun lalu Miratun menjual tanah warisannya senilai Rp 1 miliar lebih.

"Dia juga masih punya aset sawah.

Dia juga punya lapak di Pasar Ngunut, nilainya mungkin Rp 200 juta," ucap seorang tetangga berinisial LM, Jumat (14/2/2020).

Tetangga tidak tahu pasti peruntukan uang hasil penjualan tanah itu.

Namun ada yang mendengar, uang itu sebagian dibagikan ke kerabatnya.

2. Rajin dan enerjik

Kesehariannya Miratun berjualan di Pasar Ngunut, dan biasa pulang pukul 16.00 WIB.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas