Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Guru di Bekasi Pukul Murid yang Datang Terlambat Telah Dipecat, Ridwan Kamil Beri Imbauan

Sebagai informasi, kelakuan guru SMAN 12 Bekasi atas nama Idiyanto menjadi viral di media sosial. Ia pukul murid yang datang terlambat.

Guru di Bekasi Pukul Murid yang Datang Terlambat Telah Dipecat, Ridwan Kamil Beri Imbauan
Tribunjabar.id/Nazmi Abdurrahman
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat ditemui di Vihara Samudra Bhakti, Sabtu (25/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Guru SMAN 12 Bekasi, yang melakukan kekerasan terhadap muridnya dapat sanksi.

Tak tanggung-tanggung, sanksi yang diberikan berupa pemecatannya sebagai guru dan jabatannya.

Hal itu sengaja dilakukan, karena tak sepatutnya seorang guru yang seharusnya mengajar dengan penuh kasih sayang justru memukuli muridnya hanya karena terlambat datang sekolah.

"Karena murid itu melihat guru sebagai orangtua. Maka kalau sebagai orangtua mendidiknya harus dengan kasih sayang bukan kekerasan. Saya imbau supaya semua guru menjadikan peristiwa ini sebagai hikmah dan pelajaran dan tentunya yang bersangkutan sudah diberi tindakan tegas oleh Pemprov," terang Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (14/2/2020).

Baca: Konon Mampu Sembuhkan Pasien Secara Gaib, Ningsih Tinampi Dapat Ilmu dari Mimpi dan Pengalaman Pahit

Baca: Kritisi Penanganan Korban Virus Corona di Wuhan, Jurnalis Berani Mati Ini Tak Diketahui Nasibnya

Baca: Apapun yang Terjadi Lucinta Luna Enggak Mau Putus dengan Abash

Menurutnya, seorang guru yang memberikan pengajaran dengan cara kekerasan terhadap muridnya tidak bisa dibenarkan, mengingat potensi yang dimiliki setiap anak berbeda-beda.

Karena itu, ia mengimbau kepada seluruh guru untuk lebih bersabar dalam mendidik murid di sekolahnya.

"Saya mengimbau kalau sudah punya niat berprofesi sebagai guru harus sabar. Karena anak itu karakternya beda-beda, ada yang kuat otak kiri, ada yang otak kanan, ada yang motoriknya lebih aktif ada yang pendiam," ujar Emil, sapaan akrabnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas