Risma Menangis saat Tahu Hinaan 'Kodok Betina': Saya Kerja Keras & Berusaha Jaga Nama Baik Orang Tua
"Karena saya dipercaya warga Surabaya, saya tidak ingin mempermalukan orang tua saya," ujar Wali Kota yang sudah menjabat dua periode ini.
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Miftah

"Saya sampai minta maaf ke anak saya, minta maaf ya mas saya nggak bisa jaga nama yangti (nenek) sama yangkung (kakek)."
"Jadi kalau saya binatang, berarti orang tua saya binatang gitu," tambahnya.

Kata-kata yang dituliskan Zikria Dzatil, ternyata menyinggung sisi pribadi Risma.
Bagi wanita 58 tahun ini, orang tua adalah segalanya.
"Dan saya selalu mengajarkan pada anak-anak di Surabaya, kamu bukan siapa-siapa kalau nggak ada orang tua mu."
Menurutnya, dia tak apa bila orang mengolok kinerjanya.
Tapi dia tidak tolerasi, jika itu menyangkut ayah dan ibunya.
"Kalau saya dikatakan Risma goblok, ya itu biarkan saja."
Seperti diberitakan sebelumnya, memang Risma melaporkan Zikria atas keinginannya sendiri.
Risma juga bercerita tentang semua kerja kerasnya, selama menjabat sebagai Wali Kota.
Bagaimana dia melakukan apapun, untuk selalu datang ke tempat kejadian.
Kendati harus diantar sang suami atau bahkan naik kendaraan sendiri.
"Itu semua saya lakukan untuk menjaga nama baik orang tua saya."
"Karena saya dipercaya warga Surabaya, saya tidak ingin mempermalukan orang tua saya," ujar Wali Kota yang sudah menjabat dua periode ini.