Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tragedi Susur Sungai

Dedy Ikhlaskan Kematian Putrinya Khoirunnisa: Ini Musibah, Allah Bisa Memanggil dengan Cara Apapun

Dedy Sukma tak menyalahkan siapapun terkait kematian putri sulungnya.D edy hanya meminta agar pihak‑pihak terkait melakukan koreksi.

Dedy Ikhlaskan Kematian Putrinya Khoirunnisa: Ini Musibah, Allah Bisa Memanggil dengan Cara Apapun
kolase tribunnews: BPBD DIY/TribunJogja
Susur sungai SMPN 1 Turi Sleman berakhir duka 

SUARANYA bergetar, air matanya terus berjatuhan. Dedy Sukma, ayah Khoirunnisa Nur Cahyani, siswa SMPN 1 Turi, Sleman, hanya bisa pasrah terhadap musibah yang menimpa anaknya.

"Saya ikhlas," kata Dedy Sukma, ketika ditemui di rumahnya, Girikerto, Turi, Sleman, Sabtu (22/2/2020).

Khoirunnisa ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus Sungai Sempor dalam kegiatan susur sungai yang digelar Pramuka SMPN 1 Turi.

Kegiatan itu diikuti 257 siswa dan berlangsung di Sungai Sempor, Jumat (21/2/2020).

Pada saat itu di lokasi kegiatan memang tidak sedang turun hujan, namun di hulu sungai hujan lebat.

Tak pelak, muncul arus deras yang menghayutkan para siswa tersebut.

Dedy Sukma tak menyalahkan siapapun terkait kematian putri sulungnya.

"Ini musibah yang harus saya terima. Allah bisa memanggil dengan cara apapun," tutur pria 48 tahun ini.

Dedy hanya meminta agar pihak‑pihak terkait melakukan koreksi dan evaluasi sehingga kejadian serupa tak terulang lagi.

Baca: Cerita Salma Siswi SMP 1 Turi yang Terseret Arus Berhasil Selamatkan Diri, Orang Tua Sempat Panik

Baca: 7 Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sleman, Reaksi Kepsek dan Alasan Polisi Tetapkan Pembina Tersangka

Dimakamkan di Hari Ulang Tahun

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas