Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bekas Polisi dan Guru Otaki Perampokan

Hal itu diungkapkan oleh Kasubdit Jatanras Kompol Suryadi hari ini Selasa (25/2/2020) di depan ruangan Jatanras Mapolda Sumsel.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Bekas Polisi dan Guru Otaki Perampokan
Anisa/Sriwijaya Post
Dua dari tiga perampok yangberhasil ditangkap Jatanras Subdit 3 Ditreaskrimum Polda Sumsel. 

Hal itu diungkapkan oleh Kasubdit Jatanras Kompol Suryadi hari ini Selasa (25/2/2020) di depan ruangan Jatanras Mapolda Sumsel.

"Tiga pelaku perampokan (curas) di kawasan Ogan Ilir kami tangkap. Satu pelaku diketahui sebagai pecatan anggota Polri karena disersi,” ucapnya.

3 orang perampok di daerah Ogan Ilir ditangkap Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel yang dipimpin oleh Unit I Jatanras Kanit Kompol H Antoni Adhi SH MH.

Ketiganya ditangkap di Jl Sukabangun, Sukarami Palembang, Senin (24/2/2020).

Identitas 3 pelaku itu bernama Endang ditangkap bersama 2 rekannya, Rian Hidayat (29), dan Angga (24).

Kaki pelaku Endang dan Rian ditembak karena berusaha melawan.

Selain itu, Endang diketahui sempat mencoba menusuk anggota unit 1, Briptu Agus Mardiono.

Rekomendasi Untuk Anda

“Dua pelaku kita tindak tegas terukur untuk melumpuhkan karena melakukan perlawanan saat ditangkap,” tegas Suryadi.

Saat diwawancara, pelaku Endang mengaku dirinya terakhir berdinas di Polres Ogan Ilir dan dipecat pada tahun 2019 lalu.

“Di-PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) karena disersi,” aku Endang yang terus menunduk di hadapan penyidik.

Namun saat ditanya keterlibatannya saat aksi perampokan sadis bersama 5 pelaku lainnya, Endang bungkam.

“Kami berlima, duo lagi belum ditangkap,” cetusnya yang tidak ingin menyebut identitas dua pelaku lagi.

Sementara berdasarkan pengakuan korban, saat itu korban melintas di sekitaran lokasi Batu Raja kemudian dihadang dan disekap oleh pelaku.

“Para pelaku dengan modus menuduh korban menggunakan narkoba. Korban ketakutan kemudian dibawa keliling Kota Palembang lalu dibuang.

Seluruh barang-barang milik korban termasuk uang bawa kabur pelaku,” beber Suryadi.

Saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan dari pengakuan pelaku yang sudah beberapa kali beraksi.

“Saat ini ketiga pelaku sedang diperiksa untuk mendalami kasus lainnya,” jelas Suryadi.

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Pecatan Polisi dan Guru Kepalai Aksi Perampokan di Tanjung Raja Ogan Ilir dengan Bermodalkan Borgol,

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas