Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kisah Aan, Bocah 12 Tahun di Sulsel Berjuang Sendirian Rawat Ayah yang Lumpuh dan Neneknya Pikun

Usia baru 12 tahunan, tahun ini Aan Nur Pratama baru duduk bangku Kelas V SD di Wanio Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan.

Kisah Aan, Bocah 12 Tahun di Sulsel Berjuang Sendirian Rawat Ayah yang Lumpuh dan Neneknya Pikun
Kompas.com
Seorang Diri Aan Bocah SD di Sulawesi Selatan Ini Berjuang Rawat Ayah yang Lumpuh dan Neneknya 

Sebuah pengabdian tiada henti, Seorang Diri Aan Bocah SD di Sulawesi Ini Berjuang Rawat Ayah yang Lumpuh dan Neneknya.

TRIBUNNEWS.COM.COM - Usia baru 12 tahunan, tahun ini Aan Nur Pratama baru duduk bangku Kelas V SD di Wanio Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan.

Namun, perjuangannya merawat Ayah yang lumpuh dan neneknya yang sudah pikun itu membuat trenyuh siapapun yang melihatnya.

Setiap hari Aan Nur Pratama, adalah siswa yang paling duluan datang ke sekolah.

Bahkan, sejak Lonceng SD Negeri 5 Wanio, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan berbunyi, Aan Nur Pratama paling pertama menyalami tangan gurunya dibanding teman-teman lainya.

Namun di balik itu, Aan Bocah SD di Sulawesi Selatan itu, Berjuang Rawat Ayah yang Lumpuh dan Neneknya.

Maka itulah, setelah pulang dari sekolah Aan Nur Pratama,  Siswa kelas V itu, lalu berlari pulang ke rumahnya dengan tas yang lusuh.

Dia berlari cepat ke rumah, di tengah Teriknya matahari namun tak menghalangi Aan segera pulang untuk merawat ayahnya yang sakit dan neneknya yang sudah pikun.

Setiba di rumah, salam diucap Aan. Dia masuk ke rumahnya kemudian membuka sepatu, menggantung seragam dan tas sekolah.

Ayahnya Lumpuh Karena Kecelakaan Kerja

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Sugiyarto
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas