Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral Surat Pelarangan Kucing di Lingkungan Kampus, Natha Satwa Nusantara Beri Saran

Pengguna media sosial kini sedang dihebohkan dengan beredarnya surat yang melarang keberadaan kucing di lingkungan kampus.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Sri Juliati
zoom-in Viral Surat Pelarangan Kucing di Lingkungan Kampus, Natha Satwa Nusantara Beri Saran
Kolase Tribunnews (Instagram.com/cats._lovers dan Twitter.com/aX1ap_dah)
Ilustrasi kucing yang ada di lingkungan kampus 

TRIBUNNERS.COM - Direktur Operasional Yayasan Natha Satwa Nusantara, Anisa Ratna memberikan saran terkait beredarnya surat pelarangan keberadaan kucing di lingkungan sebuah kampus.  

Anisa menjelaskan terdapat sejumlah cara yang dapat diambil pihak kampus untuk menyelesaikan permasalahan antara manusia dengan keberadaan kucing.

"Kita bisa lakukan langkah bersama-sama, seperti sterilisasi kucing di sana supaya tidak beranak-pinak dan pemberian vaksin," ucapnya kepada Tribunnews, Kamis (27/2/2020).

Kemudian civitas akademika lainya seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bisa dirangkul oleh pihak kampus untuk membantu.

"Mungkin bisa bikin suatu wadah, buat mahasiswa yang khusus penyayang binatang. Untuk menjadi bagian langsung untuk mengurusi kucing," tutur Anisa.

Menurutnya cara di atas sangat efektif untuk mengatasi keberadaan kucing yang dianggap menganggu.

Hal ini beradasarkan pengalaman di Anisa ketika berkuliah.

"Kalau dulu di kampus saya, mahasiswa yang suka kucing buat group. Suka feeding, vaksin, terus sterilisasi"

Rekomendasi Untuk Anda

"Lalu dibuatkan sosial media untuk dicarikan adopter. Ini bisa dicontoh untuk semuanya," lanjutnya.

Tidak lupa Anisa berpesan keberadaan kucing tidak bisa lepas dari keseharian manusia.

Sehingga penting untuk menciptakan kehidupan yang harmonis antar makluk ciptaan Tuhan.

"Hidup bareng enak kok," tutupnya.

Baca: Kisah Ade Putri Silvia Abdikan Dirinya Untuk Hewan, Tiap Malam Tidur Dengan 40 Ekor Kucing Liar

Baca: Antisipasi Wabah Corona, Kota Shenzen China Larang Konsumsi Kucing dan Anjing

Tanggapan Natha Satwa Nusantara

(Kanan) ilustrasi keberadaan kucing dilingkungan kampus (kiri) surat pelarangan yang beredar
(Kanan) ilustrasi keberadaan kucing dilingkungan kampus (kiri) surat pelarangan yang beredar (Kolase Tribunnews Instagram.com/cats._lovers dan gardasatwafoundation)

Anisa menilai dengan beredarnya surat pelarangan tersebut seolah-olah keberadaan hewan bernama latin Felis catus berbahaya untuk manusia.

Sehingga perlu diambil langkah untuk mengatasi masalah tersebut.

"Bahwa itu konflik yang berbahaya. Hingga harus melakukan langkah pembebasan, lokasi tersebut dari kucing kucing liar," ucap Anisa.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas