Bayi Dibuang Dalam Tas Kresek, Ibunya Diduga Mahasiswi Tinggalkan Pesan Ini
Warga secara tidak sengaja menemukannya sekitar pukul 23.30 WIB, terletak di samping warung di atas kursi kayu panjang.
Editor: Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, PADANG -- Sesosok bayi ditemukan dalam keadaan sehat dengan beralaskan kantong kresek warna biru, pada Selasa (3/3/2020).
Seorang bayi perempuan ditemukan warga dalam keadaan sehat ditutupi selimut dan dialasi kantong kresek di Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumbar.
Warga secara tidak sengaja menemukannya sekitar pukul 23.30 WIB, terletak di samping warung di atas kursi kayu panjang.
Setelah ditemukan pihak Kepolisian datang ke lokasi dan bayi dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Padang untuk mendapatkam perawatan.
Setelah meletakkan bayi di samping warung, lalu meninggalkan pesan di secarik kertas berisi pesan kepada orang yang kemudian menemukan anaknya.
Baca: Yatim Piatu Sejak Bayi, Ribut Fajar Resmi Dilantik jadi Anggota Polisi
Baca: Ungkap Kondisi Irish Bella saat Bayi Kembarnya Wafat dalam Kandungan, Ammar Zoni: Bikin Merinding
Baca: Potret Bayi Lahir Cemberut Seolah Kesal Dikeluarkan Viral, Dokter Berusaha Membuatnya Menangis
Dalam keadaan sehat ditutupi selimut dan dialasi kantong kresek di Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Sejauh ini, bayi yang diduga dibuang oleh orangtuanya itu belumlah diberi nama.
Pada saat ditemukan kondisi bayi tersebut hanya dialasi kantong plastik atau kresek warna biru dan selembar kain untuk menutupi tubuhnya.
Srisiani (36) seorang warga mengatakan pada saat menemukan bayi tersebut ada secarik kertas berisikan pesan dari ibu dari anak perempuan yang ditemukan.
"Saat ditemukan ada kertas, kain, sama kantong kresek. Surat itu seperti meninggalkan amanah. Di dalamnya dituliskan untuk menerima anaknya," ujar Srisiani, Rabu (4/3/2020).
Dijelaskan dalam surat itu selain menitipkan anaknya, ibu dari anak tersebut juga mengatakan kalau ia sedang kuliah.
Sedangkan, Srisiani (36) berkeinginan untuk merawat bayi yang ditemukan secara tidak sengaja tersebut.
Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Andi Parningotan Lorena juga membenarkan adanya penemuan bayi berjenis kelamin perempuan tersebut.
"Ditemukan dalam kantong plastik warna biru, dan di dalamnya itu ditemukan secarik kertas yang bertuliskan bahwa untuk bayi tersebut dapat dirawat oleh pemilik toko," kata AKP Andi Parningotan Lorena.
Isi tulisan di secarik kertas, yang diduga ditulis oleh ibu dari bayi ditemukan warga masyarakat Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Provinsi Sumbar.
Berikut petikan pesan yang ditulis di secarik kertas tersebut.
"Terimalah anak ini sebagai anak ibuk".
"Saya masih dalam kuliah".
"Saya telah kilaf. Saya kembali kuliah di Batam".
"Terima kasih Ibuk".
"Hormat saya"
Saat ini bayi malang tersebut dirawat di ruangan NICU (Neotal Intensive Care Unit) RS Bhayangkara, yaitu tempat khusus untuk merawat bayi yang baru lahir.
Pantauan TribunPadang.com terlihat bayi dirawat dalam inkubator bayi oleh perawat RS Bhayangkara.
Srisiani (36), seorang warga yang pergi bersama anggota Polsek Lubeg untuk mengantarkan bayi ke rumah sakit, juga berkeinginan untuk merawat bayi mungil tersebut.
Srisiani mengatakan awalnya ia mendapatkan informasi ada penemuan bayi, sehingga ia memastikannya ke lokasi yang dimaksud.
"Ketika saya temukan itu sudah pakai kain, namun masih dalam bungkusan kresek. Pada saat pertama kalo ditemukan itu warga tidak berani memegangnya," kata Srisiani, Rabu (4/3/2020).
Srisiani menyebutkan kain yang ditemukan bersama bayi tersebut untuk alasan saja.
"Jenis kelaminnya perempuan, yang menemukan pertama kali pemilik warung," kata Srisiani.
Disebutkan, setelah ramai masyarakat serta pihak kepolisian juga sudah datang, bayi tersebut dibawa ke RS Bhayangkara.
"Pertama kali ditemukan, bayi tersebut cuma diam dan tidak menangis," kata Srisiani.
Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Andi Parningotan Lorena saat dikonfirmasi, wartawan Rabu membenarkan penemuan bayi tersebut.
"Ada ditemukan bayi yang diduga baru dilahirkan, kemudian diletakkan di samping toko," kata AKP Andi Parningotan Lorena.
AKP Andi Parningotan Lorena menyebutkan untuk lokasinya di Kelurahan Cengkeh, dan pihaknya langsung menuju ke lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP) penemuan bayi tersebut.
"Tim kami melakukan evakuasi terhadap bayi tersebut, dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara," ujar AKP Andi Parningotan Lorena.
Dan, AKP Andi Parningotan Lorena juga membenarkan bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.
Artikel ini terkait yang telah tayang di Tribunpadang.com dengan judul Bayi Ditemukan Berselimut dan Beralaskan Kantong Kresek Warna Biru