Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Begini Awal Terungkapnya Ayah Gagahi Anak Kandung di Palembang Sumsel Terbongkar

Meski tersangka Toni tidak mengakui perbuatannya, akan tetapi menurut korban ia tidak berbohong

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Begini Awal Terungkapnya Ayah Gagahi Anak Kandung di Palembang Sumsel Terbongkar
Istimewa
Korban HN ketika menceritakan perlakuan bejat ayah dan pamannya sendiri kepada Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin Kompol Masnoni, Kamis (12/3/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Sumsel M. Ardiansyah

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Dugaan pemerkosaan bertahun-tahun yang dilakukan Has pada anak kandungnya HN remaja Palembang, Provinsi Sumatera Selatan terbongkar.

Kapolsek Talang Kepala Banyuasin Kompol Masnoni mengatakan kasus ini terungkap setelah korban yang ketahuan ibunya berpacaran.

Sang ibu yang marah mengetahui HN pacaran, akan melaporkan ke suaminya Toni.

Akan tetapi, HN mengutarakan bila perlakukan Has lebih bejat kepadanya.

"Karena penasaran, ibu korban ini bertanya kepada korban kelakukan bejat apa yang dilakukan ayahnya sendiri kepada HN. Korban menceritakan semuanya hingga akhirnya ibu korban melapor ke Polsek," kata Masnoni.

Dari hasil interogasi kepada korban, kelakukan bejat sang ayah tidak terjadi hanya sekali.

Berita Rekomendasi

Sejak 2015, aksi cabul dilakukan Toni terhadap anak kandungnya sendiri.

Baca: Kronologi Kasus Percobaan Pemerkosaan Ibu Guru: Pelaku Tak Berdaya Seusai Korban Lakukan Hal Ini

Baca: Dua Jemaah Umrah yang Sempat Diisolasi di RSMH Palembang Negatif Corona

Baca: Najwa Shihab Tegur Fadli Zon Gegara Kritik Keras Komunikasi Pemerintah Indonesia Hadapi Virus Corona

Baca: Anies Tegaskan Jakarta Transparan soal Virus Corona, Sebut Tak Ada yang Disembunyikan

Aksi Toni dilakukannya sebelum polisi menangkapnya di rumah.

Meski tersangka Toni tidak mengakui perbuatannya, akan tetapi menurut korban ia tidak berbohong.

Ayahnya sendiri yang selalu melakukan pencabulan terhadap HN ketika ada maupun tidak ibunya di rumah.

Dari hasil visum yang kami lakukan memang terhadap luka robek di bagian selaput darah di kemaluan korban.

"Penjelasan dokter, bila luka robek itu karena paksaan dan bukan suka sama suka," jelas Masnoni.

Penangkapan kedua tersangka, dilakukan setelah DI ibu korban melapor ke Polsek Talang Kelapa Banyuasin, Selasa (10/3/2020).

Baca: Respons PT KAI Daop VI Jogja tentang Potensi Penyebaran Virus Corona dalam Transportasi Publik

Baca: Gratis Balik Nama Kendaraan Bermotor di Jateng, Berikut Persyaratannya

Baca: Demokrat Jatim Usul Nama AHY dan Ibas dalam Bursa Caketum Demokrat

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas