Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pasien Suspect Corona yang Meninggal di RSUD Mawardi Solo Dimakamkan di Magetan

Meski sudah menjadi warga Solo, secara kontinu pulang ke Magetan, karena anak anak almarhum tinggal di Magetan

Pasien Suspect Corona yang Meninggal di RSUD Mawardi Solo Dimakamkan di Magetan
unsplash/Viktor Forgacs
Penggambaran virus corona 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Doni Prasetyo


TRIBUNNEWS.COM, MAGETAN -
Almarhum suspect corono virus disease (covid 19) , dua minggu sebelum masuk RSUD Moewardi Solo, sempat pulang ke Magetan, Jawa Timur.

"Almarhum ketika pulang itu terlihat sehat, tidak ada kelainan apapun," kata Ketua RT kepada Surya, Jumat (13/3).

Menurut Tamzis, almarhum sejak lama sudah berusaha membuka toko grosir di Solo.

Meski sudah menjadi warga Solo, secara kontinu pulang ke Magetan, karena anak anak almarhum tinggal di Magetan.

"Pemakaman dilakukan Rabu (11/3) malam di Magetan. Informasinya sempat dirawat di RSUD dr Moewardi selama empat hari. Tidak ada petugas dari Dinas Kesehatan, yang ada petugas ambulan yang mengantar jenazah," jelasnya.

Namun, lanjut Tamzis, tidak tahu sakit yang diderita almarhum sebelum meninggal dalam perawatan di RSUD dr Moewardi itu. Karena saat almarhum pulang, tidak ada yang aneh dengan almarhum.

Baca: Terduga Pelaku Penculikan Anak asal Sumsel Ditangkap di Magetan, Modusnya Mengajak Korban Berhijrah

Baca: Profil Lengkap Jennifer Dunn, dari Karir Cemerlang, Kasus Narkoba Hingga Jadi Saksi Pencucian Uang

Baca: Survei IPO: Sandiaga Uno, AHY Hingga Tito Karnavian Tokoh Baru Berpotensi di Pilpres 2024

Baca: Kepikiran Jenguk Anaknya Rey Utami, Fairuz A Rafiq Singgung Prosedur Hukum

"Yang saya tahu, juga saya ketemu terakhir pulang itu, almarhum sehat sehat saja. Selama ini warga di desa ini tidak mendengar almarhum mengeluhkan sakit," katanya.

Bahkan, anak pertama almarhum, secara halus memohon agar tidak menanyakan penyebab kematian orangtuanya itu.

"Sudah Mas, monggo, kami masih dalam suasana berduka. Mohon bisa di mengerti,"kata Dimas, seraya tangannya menyilakan tangannya ke arah pintu kepada wartawan yang menemui di rumah duka.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jatim
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas