Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria Ini Rekayasa Dirinya Dirampok: Ikat ke Jembatan & Guling di Lumpur, Alasannya Tak Ingin Nikah!

Ingin batal nikah, pria di Aceh rekayasa dirinya dirampok: Ikat diri ke jembatan dan bergulingan di lumpur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Talitha Desena Darenti
zoom-in Pria Ini Rekayasa Dirinya Dirampok: Ikat ke Jembatan & Guling di Lumpur, Alasannya Tak Ingin Nikah!
Kompas.com/ Dok. Polsek Peureulak
Pria Ini Rekayasa Dirinya Dirampok Agar Batal Nikah 

Tiba saatnya, Elly meminta agar segera dinikahi, tetapi ternyata keluarga pacarnya itu masih percaya dengan perhitungan weton.

Pasalnya, dari perhitungan weton itu, keduanya diramalkan akan menjalani hidup yang kurang baik.

"Setelah lulus kita ldr. Kemudian aku pengen diseriusin. Dan ngga nyangka ternyata di daerah doi ada peritungan wetonweton gitu. :) yang katanya nanti bakal meninggal cepet salah satunya. Nanti rejeki susah," ungkap @EllyShofiana.

Elly dan sang pacar tetap menjalani hubungannya setahun lamanya, dan akhirnya keduanya pasrah untuk berpisah.

Meski mengaku berat, Elly menyebut kepercayaan terhadap weton yang dianut keluarga pacarnya itu membuatnya harus mengakhiri tali asmara itu.

Akibat pengalamannya itu, Elly Shofiana, wanita yang berasal dari Pekalongan itu mengaku trauma.

"Kedepannya kalo kenal cowok langsung tak tanya "di keluargamu ada itung2an weton ga?" hahahahaa trauma baget asliiiikk yaampun gaessssss,"ucap Elly Shofiana.

Rekomendasi Untuk Anda

Elly juga berharap agar dia kuat menghadapi kenyataan pahit tersebut.

"Doakan semoga aku bisa ikhlas, kuat, tabah, sabar, rajin belajar. Wkwk I love you gengsss," pungkas @EllyShofiana. (Grid.ID)

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul Curhat Trauma Gadis Pekalongan, Batal Nikah Gara-gara Perhitungan Weton, Diramalkan Bakal Sial

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas