Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Akal Bulus Dukun Bejat Mencabuli Ibu dan Anak, Begini Modusnya Saat Beraksi

Dan ternyata dukun cabul ini menyetubuhi sang ibu lebih dulu, padahal sang ibu saat itu hanya mengantar anaknya berobat.

Akal Bulus Dukun Bejat Mencabuli Ibu dan Anak, Begini Modusnya Saat Beraksi
Firman Suryaman/Tribun Jabar
Kedua korban ibu dan anak dimintai keterangan di ruang Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Senin (23/3) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Tersangka UJ (55), yang mengaku sebagai orang pintar alias dukun cabul dan diduga telah menyetubuhi B (38) dan M (14), ibu dan anak sekaligus.

Dan ternyata dukun cabul ini menyetubuhi sang ibu lebih dulu, padahal sang ibu saat itu hanya mengantar anaknya berobat.

"Saat B dan M, anak gadisnya, datang ke rumah kontrakan UJ bulan Januari lalu, bermaksud mengobati M yang mengeluh sakit di sekitar perut," kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yusuf Ruhiman, mewakili Kapolres, AKBP Anom Karibianto, di Mapolres, Selasa (24/3/2020) siang.

Baca: Virus Corona Bikin Penumpang MRT Turun Drastis, di Akhir Pekan Cuma 5.000-an Orang

Baca: Ucok Baba Kini Punya Kesibukan Baru, Tak Lagi Main Sinetron, Nikita Mirzani Sampai Kagum: Keren!

Baca: Syuting saat Wabah Covid-19, Ria Ricis Disemprot Tetangga dan Didiet Maulana: Pikirkan Nyawa Orang !

Namun dengan akal bulusnya, UJ akhirnya juga memeriksa B dan disebutkan bahwa B pun memiliki penyakit di sekitar perutnya.

UJ kemudian mengajak sang ibu masuk ke dalam kamar untuk pengobatan.

"Di kamar itu, UJ dengan akal bulusnya berhasil menggagahi B. Kemudian keduanya kembali ke ruang tengah. Tersangka UJ kemudian memeriksa M dan disuruh masuk kamar bersama tersangka. Aksi bejat itu pun kembali terjadi," ujar Yusuf.

Menurut Yusuf, tersangka UJ berhasil menggagahi ibu dan anak itu dengan modus bahwa perbuatan bejat itu sebagai bagian dari tahapan pengobatan.

"Makanya kedua korban tidak bisa menolak. Selain itu juga takut terjadi apa-apa jika tidak memenuhi tahapan pengobatan itu. Karena tersangka terus mengeluarkan kata-kata memperdaya," ujar Yusuf.

Diberitakan sebelumnya, B dan M, anak gadisnya, mengadu ke Polres Tasikmalaya Kota, Senin (24/3) malam, karena telah menjadi korban perbuatan asusila UJ yang mengaku sebagai orang pintar.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas