Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral Video Pengunjung Pakai APD di Pusat Perbelanjaan, Ini Tanggapan Dokter

Video viral dua orang menggunakan APD medis berbelanja di Lotte Mart Gandaria yang sebelumnya bersikeras tetap ingin berbelanja terjadi kemarin Sabtu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Daryono
zoom-in Viral Video Pengunjung Pakai APD di Pusat Perbelanjaan, Ini Tanggapan Dokter
twitter/danedgustama
Viral Video Pengunjung Menggunakan APD Diusir dari Lotte Mart Gandaria 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah video yang menampakkan dua orang pengunjung mengenakan Alat Pelindungan Diri (APD) Medis di sebuah pusat perbelanjaan viral di media sosial. 

Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @danedgustama.

Tampak dua orang berbelanja dengan mengenakan APD tengah diminta untuk segera menyelesaikan belanjanya.

Peristiwa itu diketahui terjadi di Lotte Mart Gandaria Jakarta. 

Pihak Lotte Mart Gandaria membenarkan, kejadian tersebut.

Kejadian pengusiran pengunjung yang mengenakan APD medis tersebut terjadi pada Sabtu (28/3/2020).

Keduanya kemudian diserahkan ke security Gedung Mall Gandaria City.

Rekomendasi Untuk Anda

"Untuk Kejadiannya kemarin sudah diarahkan ke security Gedung Mall Gandaria City," jelas pihak Lotte Mart Gandaria saat dihubungi Tribunnews, Minggu (29/3/2020).

Baca: Bukannya Kenakan APD, Penumpang Ini Malah Pakai Kostum Konyol saat di Bandara

Baca: Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Maluku Terima Bantuan 2.000 APD dari Pusat dan Siap Didistribusikan

Menanggapi video tersebut, Praktisi Pelayanan Kesehatan sekaligus Juru Bicara Rumah Sakit UNS Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto, SpPK, Ph.D menyayangkan atas kejadian tersebut.

Dr Tonang menjelaskan, penggunakan Alat Pelindung Diri (APD) telah diterbitkan oleh World Health Organization (WHO).

Menurutnya, penggunaan yang berlebihan tersebut justru menimbulkan kekhawatiran serta kepanikan bagi orang sekitar dan sebaiknya dihindari.

"Penggunaan berlebihan itu menimbulkan kekhawatiran dan kepanikan bagi yang lain, maka sebaiknya dihindari," ungkapnya saat dihubungi Tribunnews melalui pesan WhatsApp, Minggu (29/3/2020).

Dr Tonang menegaskan, saat ini justru RS khawatir dengan persediaan APD yang menipis.

Selain itu, pembelian APD di pasaran juga mulai sulit.

Dr Tonang juga mengungkapkan, dari pada digunakan secara pribadi di tempat yang tidak tepat.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas