Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Diawali Cekcok Mulut, Pria di Lampung Utara Ini Bacok Ayah Kandungnya Sendiri

Hartansah kini telah diamankan di Mapolsek guna proses pemeriksaan lebih lanjut atas perbuatanya tersebut

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto

Laporan Wartawan Tribun Lampung Anung Bayuardi


TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG -
Pelaku yang diketahui bernama Hartansah (35), warga Desa Srimenanti, Tajungraja, Lampung Utara diamankan polisi.

Ia jadi tersangka kasus penganiayaan pada ayah kandungny sendiri.

Tersangka dibekuk jajaran Polsek Tajungraja Polres Lampung Utara, Selasa (7/4/2020), sekira pukul 04.00 WIB.

Peristiwa ayah dibacok anak kandungnya itu terjadi di kediaman korban.

Hartansah kini telah diamankan di Mapolsek guna proses pemeriksaan lebih lanjut atas perbuatanya tersebut.

Pejabat sementara (Pjs) Kapolsek Tajungraja Polres Lampung Utara Iptu Majid mewakili Kapolres AKBP Bambang Yudho Martono, mengungkapkan kronologis kejadian.

Baca: Deretan Kasus Pasien Positif Covid-19 Tak Bergejala, Cuma Merasa Haus hingga Suhu Tubuhnya Normal

Baca: Sembako Rp 600 Ribu Akan Diantar Setiap Minggu

Rekomendasi Untuk Anda

Saat itu, Iptu Majid mengatakan, pelaku sedang bersama korban, Sukardi (70), ayah kandungnya.

Entah apa yang menjadi pemicu, lanjut Iptu Majid, tiba-tiba keduanya cekcok mulut.

Kemudian, terus Iptu Majid, pelaku mengambil sebilah golok dan langsung membacok tubuh ayah kandungnya itu secara membabi buta.

Sukardi akhirnya mengalami luka bacok di bagian pungung, pipi kanan kiri dan dahi.

"Berutung, saat kejadian itu korban berhasil menyelamatkan diri, minta tolong ke tetangganya dan dilarikan ke pukesmas hingga di rujuk ke rumah sakit," tutur Iptu Majid, Rabu, 8 April 2020.

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, terus Iptu Majid, petugas langsung menuju ke lokasi kejadian.

Baca: Curhatan Dokter soal Minimnya Masker dan APD: Hembusan dari Mulut Pasien Bisa Menularkan Corona

Baca: Kondisi Jakarta Jadi Alasan Wawali Dedie Ajukan PSBB di Bogor: DKI Positif Covid-19 Lebih dari 1000

Proses penangkapan, kata Iptu Majid, saat itu anggota melihat pelaku duduk di bawah pohon dekat rumahnya.

Awalnya, kata Iptu Majid, anggota menawarkan rokok kepada pelaku, agar tidak bertindak agresif.

Saat itu, menurut Iptu Majid, sebilah golok diselipkan di belakang pinggang pelaku.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas