Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Terapi Pijat Sambal di Blitar, Pakai 45 hingga 60 Cabai, Makin Ramai Sejak Pandemi Corona

Seorang kakek di Blitar punya cara aneh mengobati pasien. Yaitu terapi pijat sambal.

Terapi Pijat Sambal di Blitar, Pakai 45 hingga 60 Cabai, Makin Ramai Sejak Pandemi Corona
TRIBUNJATIM.COM/IMAM TAUFIQ
Mbah Kamar sedang melakukan pemijatan dengan 'lotion' sambal di Blitar. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang kakek di Blitar punya cara aneh mengobati pasien.

Yaitu terapi pijat sambal.

Di saat tubuh lagi terasa pegal-pegal, tak ada cara lain buat menghilangkannya, kecuali dengan pijatan.

Itu dijamin tubuh kita pasti bakal cepat kembali pulih.

Namun, mungkin belum banyak orang yang tahu, kalau di Kabupaten Blitar itu ada terapi pijat, yang mungkin bisa dibilang agak aneh.

Sebab, cara yang dilakukannya tak umum atau tak seperti terapis kebanyakan. Yakni, tubuh orang yang dipjat itu bukan dilumuri dengan lotion atau minyak seperti zaitun, balsem, atau sejenisnya, melainkan menggunakan sambal.

Tentunya, itu jangan Anda bayangkan bagaimana rasanya, apalagi sampai mencoba untuk dicicipi. Anda pasti tak akan kuat.

Sebab, jumlah cabai yang dihaluskan itu minimal sekitar 45 biji. Itu buat sekali memijat dan khusus buat orang kurus.

Namun, beda lagi, kalau yang dipijat itu orangnya gemuk, maka yang dibutuhkan sekitar 60 biji.

Cara pijat dengan treatmen seperti itu dilakukan Mbah Kamar (63), warga Desa Ngrendeng, Kecamatan Selorejo Blitar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Miftah
Sumber: Tribun Jatim
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas