Mobil Pemadam Terhalang Pos Lockdown Kampung di Mungkid Magelang Selama 5 Menit
Tinggi pos kurang lebih 3-3,5 meter sedangkan mobil damkar butuh kurang lebih 4-4,5 meter agar tetap berjalan
Editor:
Eko Sutriyanto
Dilansir dari Tribun Jogja, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (11/4/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.
Saat itu di tengah perjalanan, mobil damkar terhalang oleh pos pemeriksaan mandiri masyarakat.
Baca: Dua Hari Menjalani Perawatan, Pasien Covid-19 di Lampung Meninggal Dunia
Baca: DATA TERKINI Jumlah Pasien Positif Corona 4.557 Orang Per 13 April 2020, 399 Meninggal, 380 Sembuh
Pos ini didirikan di sebuah jembatan kecil, tidak jauh dari lokasi kebakaran sehingga mobil pemadam tertahan selama lima menit.
Hingga akhirnya petugas berinisiatif untuk mengangkat tenda pos tersebut.
"Kami dapat laporan adanya kebakaran di Paremono tapi saat mau lewat tertutup portal-portal disinfektasi.
Jalur itu memang jalur terdekat dari induk untuk ke lokasi.
Akhirnya, dibantu masyarakat, dibantu yang jaga.
Sama petugas juga diangkatkan pos itu," kata Kepala UPT Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Magelang, Didik Wahyu Nugroho, Minggu (12/4/2020).
Baru kemudian dapat lewat dan melakukan penanganan kebakaran.
Baca: Dugaan Penyebab Kebakaran di Ambon yang Tewaskan 2 Warga, Pertengkaran Pasutri
Baca: Kapolda Papua dan Pangdam/XVII Cenderawasih Temui Anggota di Mamberamo
Bagian apron ataupun pompa atas terhalang atap pos pemeriksaan.
Tinggi pos kurang lebih 3-3,5 meter sedangkan mobil damkar butuh kurang lebih 4-4,5 meter agar tetap berjalan.
"Apron-nya, pompa atas atau monitor.
Itu paling tidak kita itu tingginya kalau yang besar itu minim gapura-gapura itu ya 4 meter.
Minimal 4 meter dan itu tidak boleh goyang.
Pos pun diangkat dan warga ikut membantu, kooperatif.