Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hasil Pengejaran Tim Gabungan TNI-Polri : 7 KKB Tewas dan Satu Ditangkap Hidup

Tujuh anggota KKB yang meninggal dunia yakni Lani Magai, Nopen Waker, Nico, Lera Magain Tandi Kogoya, Manu Kogoya

Hasil Pengejaran Tim Gabungan TNI-Polri : 7 KKB Tewas dan Satu Ditangkap Hidup
Polda Papua
Tim gabungan TNI-Polri mengungkap keberhasilan mereka dalam melakukan penegakkan hukum pada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap melakukan gangguan keamanan di Papua. Tim menembak mati 7 KKB dan satu orang ditangkap hidup-hidup serta menyita sejumlah barang bukti. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim gabungan TNI-Polri mengungkap keberhasilan mereka dalam melakukan penegakkan hukum pada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap melakukan gangguan keamanan di Papua.

"Kami melakukan pengejaran hingga ke hutan dan sempat kontak tembak dengan mereka. Hasilnya 7 KKB meninggal dunia dan satu ditangkap hidup atas nama Indius Sambom atau Ivan Sambom," ujar Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw dalam keterangannya, Jumat (17/4/2020).

Tujuh anggota KKB yang meninggal dunia yakni Lani Magai, Nopen Waker, Nico, Lera Magain Tandi Kogoya, Manu Kogoya dan Menderita Walia.‎

Diketahui Tandi Kogoya merupakan pimpinan Tentara Pembebasan Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM.

Tandi Kogoya sempat divonis 1 tahun 6 bulan penjara lalu bebas pada 18 Agustus 2019 karena mendapat‎ remisi.

Baca: Coba Halangi Liverpool, Inter Milan Gerak Cepat Pagari Marcelo Brozovic

Baca: Kemenhub Tekankan Usulan Pemberhentian KRL Masih dalam Pembahasan

Baca: Jorge Lorenzo Ungkap jika Ducati dan Honda Hanya Membawa Kekecewaan

Tidak bertobat, Tandi Kogoya bergabung lagi dengan KKB di Ugimba, Kab Intan Jaya menjadi Komandan Batalyon.

Sementara KKB yang ditangkap hidup, Ivan Sambom ‎merupakan mata-mata kelompok TPN-OPM merangkap secuirty PT Freeport Indonesia. Dia kerap membocorkan pergeseran pasukan ke KKB.

Paulus melanjutkan pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti dari KKB yakni dua senjata hasil rampasan dari Polsek Pirime Lanny Jaya dan Pos Pol Kulirik Puncak Jaya, satu pucuk senjata rakitan, dua magasen, 11 amunisi AR 15.

Ada pula 16 amunisi AK 47, satu air soft gun, 162 peluru, 10 selongsong, 20 handphone, 2 HT, 3 bendera corak bintang kejora, 3 kapak, 3 busur panah, 90 anak panah, 11 parang, 7 senapan angin dan lainnya.

"Kami TNI-Polri akan terus melakukan penegakan hukum pada KKB di Papua untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pada masyarakat di Tanah Papua," tegasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas