Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

34 Karyawan Pabrik Sampoerna Positif Corona, Risma akan Berikan Protokol Kesehatan untuk Pabrik

Update klaster virus corona (Covid-19) di pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: bunga pradipta p
zoom-in 34 Karyawan Pabrik Sampoerna Positif Corona, Risma akan Berikan Protokol Kesehatan untuk Pabrik
kompas
Update klaster virus corona (Covid-19) di pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur. 

TRIBUNNEWS.COM - Update klaster virus corona (Covid-19) di pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Sebanyak 34 karyawan pabrik rokok Sampoerna dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes swab PCR yang dilakukan oleh tim medis Rumah Sakit Dokter Sutomo Surabaya.

Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi mengatakan, hasil PCR yang keluar, tercatat ada 34 positif corona dari 46 karyawan yang diambil swab.

"Dari gelombang pertama yang 46 itu 34 dinyatakan positif. Jadi ini luar biasa," ujarnya.

Baca: Karyawan Pabrik Sampoerna Positif Corona, Wali Kota Surabaya Risma Tegaskan Bukan Klaster Baru

Baca: Pasien Hamil Tua Ternyata Positif Virus Corona, 13 Tenaga Medis Tertular Covid-19 Hingga Tutup RS

Joni Wahyuhadi menambahkan, pihaknya telah melakukan rapid test 323 karyawan Pabrik Sampoerna.

Hasil dari 323 test swab, ada 100 karyawan dinyatakan reaktif atau hasil rapid testnya positif.

Mendapati lebih dari 10 persen terbukti positif Covid-19 lewat tes PCR itu sangat menyita perhatiannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasalnya hal ini membuktikan seberapa menularnya virus corona apabila masyarakat tak mengindahkan protokol kesehatan yang berlaku.

"Biasanya yang positif dari rapid test itu kan 10 persen, begitu ya."

"Berarti ini sangat infeksius, jenis virus yang sangat cepat menularnya," papar Joni.

Wali Kota Surabaya Risma Tegaskan Bukan Klaster Baru

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini buka suara terkait penyebaran virus corona di pabrik rokok Sampoerna.

Kasus di pabrik rokok Sampoerna ini terungkap setelah dua orang karyawan meninggal pada bulan April lalu.

Keduanya dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Sementara itu, Risma membantah jika kasus di Pabrik Sampoerna disebut sebagai klaster baru Covid-19 di Surabaya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas