Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Berita Viral

Akhir Nasib Pasangan Bule Rusia yang Viral Ngamen Sambil Bawa Bayi di Mataram, Kini Dideportasi

Pasangan bule yang viral mengamen di pasar Mataram, Nusa Tenggara Barat / NTB sambil membawa bayi itu dinilai menyalahi aturan izin tinggal.

Akhir Nasib Pasangan Bule Rusia yang Viral Ngamen Sambil Bawa Bayi di Mataram, Kini Dideportasi
Facebook/Bakeqpekan Bakeq
Bule Rusia mengamen di pinggir jalan Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. 

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan suami istri warga negara Rusia, Mikhail (29) dan Ekaterina (28) akhirnya dideportasi oleh pihak imigrasi.

Pasangan bule yang viral mengamen di pasar Mataram, Nusa Tenggara Barat / NTB sambil membawa bayi itu dinilai menyalahi aturan izin tinggal.

Menurut keterangan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPA Mataram, Syarifullah, Mikhail dan istri serta bayinya akan diberangkatkan ke Rusia dari Bali.

 Pasien Corona di Mataram yang Tolak Isolasi Malah Tarawih di Masjid, Tak Jujur Jika Dirinya Positif

 8 Tahun Lalu Viral Nikahi Bule Australia, Begini Nasib TKW Asal Blitar Mantan ART di Hongkong

Hal ini sendiri merupakan hasil koordinasi dengan Konsulat Rusia di Bali.

Keluarga asal Rusia ini juga diperlakukan sangat baik selama berada di ruangan khusus imigrasi Mataram.

"Jadi memang kemarin ketika akan naik kapal laut di Pelabuhan Lembar, pihak konsulat meminta kami mengurungkan keberangkatan WNA tersebut sambil melengkapi berkas dan dokumen, agar tiga WNA Rusia ini bisa langsung diterbangkan atau dideportasi ke Rusia melalui Bandara Ngurah Rai Bali.

Tanggal 3 Mei pagi mereka akan menyeberang ke Padangbae melalui Lembar, dan malamnya diterbangkan ke Rusia," ujar Syahrifullah, dikutip TribunMataram.com dari Kompas.com.

Bule Rusia mengamen di pinggir jalan Kota Mataram Nusa Tenggara Barat.
Bule Rusia mengamen di pinggir jalan Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. (Facebook/Bakeqpekan Bakeq)

Menurut Syahrifullah, solusi ini jauh lebih baik karena selain cepat sampai, seluruh biaya penerbangan atau tiket pesawat ke Rusia ditanggung Konsulat Rusia.

Saat ini Imigrasi Mataram menempatkan keluarga Rusia itu di ruangan khusus di kantor Imigrasi Mataram, dan ditanggung kebutuhan makannya selama di sana.

"Kami tidak menahannya, mereka berada di ruangan yang baik, dilengkapi dengan tempat tidur yang nyaman dan kebutuhan makannya ditanggung Imigrasi Mataram.

HALAMAN 2 >>>>>>>>>

Penulis: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribun Mataram
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas