Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cerita Sopir Ambulans di Lampung, Dijauhi Keluarga Hingga Dilarang Mudik

Karena tugasnya sebagai abdi negara, tugas tersebut wajib dijalankan meski kerap dihantui rasa takut tertular virus Corona

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Cerita Sopir Ambulans di Lampung, Dijauhi Keluarga Hingga Dilarang Mudik
Dokumentasi
Veri (dua dari kiri) dan Wili (paling kanan) berpose di belakang ambulans sebelum mengantar jenazah pasien positif Corona ke pemakaman. Kisah Sopir Ambulans Pengantar Jenazah Corona, Tak Boleh Peluk Anak hingga Rela Dijauhi Keluarga 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Joeviter Muhammad

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Perjuangan tenaga medis di garis depan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 atau virus Corona patut diapresiasi.

Mereka adalah para sopir ambulans yang bertugas mengantar pasien dan jenazah Corona.

Veri Holmes salah satunya.

Mantan staf humas pemkot Bandar Lampung ini baru 7 bulan menjalani tugas sebagai sopir ambulans gratis pemkot setempat.

Namun banyak kisah yang dialaminya selama masa pandemi ini.

Mulai dari dijauhi sementara oleh keluarga hingga ditolak pulang ke kampung halaman.

Baca: Masa Pandemi Corona, Warga Jepang Jadi Suka Berkebun

Rekomendasi Untuk Anda

Di awal tugas anyarnya, ia langsung mendapat tugas yang terbilang cukup berat yakni mengantar jenazah pasien positif Corona.

Karena tugasnya sebagai abdi negara, tugas tersebut wajib dijalankan meski kerap dihantui rasa takut tertular virus Corona.

"Bukan sok berani atau sok-sok jadi pahlawan, tapi karena ini tugas saya ya harus dijalankan," ujar Veri saat diwawancarai Tribunlampung.co.id akhir April lalu.

Veri menceritakan, sebagai komandan regu dinas Satpol PP kota Bandar Lampung, ia bersama ketiga anggotanya pernah mengantar jenazah positif Corona.

Awalnya, kata Veri, mereka mendapat perintah untuk mengawal pemakaman pasien positif Covid 19.

Ternyata merekalah yang akhirnya terjun langsung dibantu personil TNI untuk memakamkan jenazah tersebut.

 "Sebelum berangkat kami berempat berdoa. Bismillah aja semoga tujuan dan niat baik kami dilancarkan," katanya.

Baca: Demi Mudik, Pasutri Ini Sembunyikan Mobil di Bak Truk agar Bisa Menyeberang ke Lampung

Proses pemakaman yang memakan waktu akhirnya membuat Veri dan ketiga rekannya kelelahan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas