Tribun

Kaki Terjebak Lumpur, Penjaga Makam Ini Tidak Sempat Jangkau Mayat yang Hanyut di Sungai

Petugas makam lainnya, Didin (46) mengambil bongkahan yang ternyata tengkorak manusia di sisi sungai usai longsor menerjang

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Kaki Terjebak Lumpur, Penjaga Makam Ini Tidak Sempat Jangkau Mayat yang Hanyut di Sungai
KOMPAS.COM/AGIE PERMADI
Tampak longsoran di dua lokasi di TPU Cikutra yang merusak sejumlah makam dan menghanyutkan jasad ke anak sungai Cidurian, Sabtu (5/4/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Akibat tergerus longsor, mayat-mayat yang berada di  TPU Cikutra Kota Bandung menyembul.

Bahkan, hingga ada jenazah yang muncul ke permukaan dan ikut terbawa aliran air di Sungai Cidurian.

Seorang penjaga makam Amat mengatakan, dirinya melihat sesosok jasad hanyut terbawa derasnya arus.

Namun saat  berniat mengevakuasi tak berhasil menggapai jasad tersebut lantaran kakinya terjebak lumpur.

"Lewat gitu saja (jasadnya) di sebelah saya, tapi kaki saya susah diangkat," tutur dia.

Sementara, petugas makam lainnya, Didin (46) mengambil bongkahan yang ternyata tengkorak manusia di sisi sungai usai longsor menerjang.

Ia pun menyimpan tengkorak tersebut pada kain kafan.

Baca: Mayat Pria Bertubuh Gempal Ditemukan di Lembang Bandung, Tubuhnya Sudah Membusuk di Dalam Parit

"Petugas di sini sudah biasa memindahkan makam, baik kain kafan yang jasadnya utuh maupun sudah tengkorak, sudah biasa," kata dia dilansir Tribun Jabar.

Camat Cibeunying Kaler Suardi membenarkan adanya pergerakan tanah di TPU Cikutra.

Ada tiga titik lokasi makam yang tergerus yakni pemakaman di blok E, F dan pemakaman wakaf.

"Total dari 3 titik di E, F, dan wakaf ada 37 makam yang terdampak," kata dia.

Ia juga membenarkan ada beberapa jenazah yang hanyut terbawa arus.

Jenazah yang berhasil dievakuasi akan dipindahkan dan dimakamkan kembali ke lokasi lain.

Longsor di area pemakaman TPU Cikutra ini bukan kali pertama.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas