Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Oknum Anggota DPRD Gresik Tawarkan Uang Rp 1 Miliar Agar Kasus Rudapaksa Diselesaikan Kekeluargaan

Total Sugianto sudah enam kali menyetubuhi korban selama setahun dan ada yang dilakukan di kandang ayam

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Oknum Anggota DPRD Gresik Tawarkan Uang  Rp 1 Miliar Agar Kasus Rudapaksa Diselesaikan Kekeluargaan
indianexpress.com
Ilustrasi pemerkosaan 

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK - Kasus Sugianto (50) yang menghamili siswi SMP berinisial MD (16) terus bergulir dan memunculkan fakta baru.

Terbaru, anggota DPRD Gresik berinisial MH diduga terlibat dalam kasus itu.  

Dikabarkan MD  menawarkan uang sampai Rp 1 miliar agar kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak berujung ke proses hukum.

Kuasa hukum korban, Abdullah Syafi'i mengatakan korban mendapat tawaran itu sebelum melapor Polres Gresik.

"Kami ada bukti chatting di WhatsApp (WA) dan rekaman pembicaraan. Jadi oknum anggota DPRD inisial MH datang ke rumah korban, dan menemui ibunya. Tapi, ibu korban tidak setuju," katanya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (5/5/2020). 

Gagal lobi ibu korban, oknum anggota dewan menemui pakde korban.

"Dia datang sendiri, dan bilang intinya minta kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan dengan iming-iming uang Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar asal tidak lapor ke Polisi," kata Syafi'i kepada 

Rekomendasi Untuk Anda

Syafi'i menyayangkan sikap tidak patut yang dilakukan oknum anggota DPRD Gresik itu.

"Korban merekam semuanya," terangnya.

Syafi'i penasaran pada hubungan terduga pelaku dan anggota DPRD Gresik itu.

Padahal pelaku dan anggota DPRD itu tidak memiliki ikatan saudara.

"Kalau anggota DPRD yang paham hukum, seharusnya melakukan pendampingan, bukan malah mencegah untuk lapor," papar Syafi'i.

Saat ini proses pemeriksaan sedang berjalan.

Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik, Aiptu Selamet menyebutkan pihaknya akan memanggil terduga pelaku secepatnya.

"Setelah kami memeriksa semua saksi," ucap Slamet beberapa waktu lalu.

Sumber: Surya Malang
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas