Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Motif Pembunuhan Anak Kandung di Bantaeng Belum Diketahui

Dari informasi yang beredar, satu keluarga yang berjumlah 9 ini, mengalami kesurupan massal saat melakukan sebuah ritual

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Motif Pembunuhan Anak Kandung di Bantaeng Belum Diketahui
Istimewa
Polres Bantaeng Masih Dalami Motif Pembunuhan Anak Kandung di Desa Pattaneteang 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

TRIBUNNEWS.COM, BANTAENG  - Polres Bantaeng, masih mendalami dugaan pembunuhan anak kandung di Kampung Katabung, Desa Pattaneteang, Kecamatan Tompobulu, , Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kasus pembunuhan itu menggegerkan warga sekitar.

Pasalnya, yang terlibat melakukan pembunuhan diduga satu keluarga, termasuk orangtua dan kakak-kakak korban sendiri.

Selain itu, warga yang lewat depan rumah pelaku juga diadang.

Sedikitnya ada tiga warga kampung yang menjadi korban.

Dua diantaranya mengalami luka-luka akibat sabetan parang.

Baca: Digitalisasi Zakat Fitrah hingga Konser Amal, Cara Dompet Dhuafa Meriahkan Ramadan di Tengah Corona

Rekomendasi Untuk Anda

Pristiwa tragis yang menimpa ROS (18) tahun itu, terjadi, Sabtu (9/5/2020) kemarin.

Hingga kini, polisi masih menyelidi motif pelaku dalam melancarkan aksinya itu.

"Untuk motif dan modus perkara atau kejadian, saat ini penyidik Polres Bantaeng masih mendalami," kata Paur Subag Humas Polres Bantaeng, Ipda Sandri, Minggu (10/5/2020).

Dari informasi yang beredar, satu keluarga yang berjumlah 9 ini, mengalami kesurupan massal saat melakukan sebuah ritual.

Aipda Sandri masih belum ingin membeberkan alasan dan motif pembunuhan ini.

Mereka berdalih masih mendalami kasus pembunuhan yang melibatkan satu keluarga tersebut.

Baca: Profil dan Sederet Penghargaan Djoko Santoso, Mantan Panglima TNI Asal Solo

"Kita masih dalami siapa pelaku utama yang eksekusi korban. Sedang didalami yang gorok leher korban sampai tewas. Termasuk juga motifnya," tegasnya lagi.

Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri, mengajak masyarakat sekitar TKP untuk tidak melakukan aksi main hakim sendiri.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas