Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Viral Video Warga di Magetan Usir Pendatang Pakai Meriam Bambu, Ini Penjelasan Ketua RT

"Tidak sampai begitu, itu hanya sosialisasi bahwa jalan desa selaam Lebaran ditutup sementara," kata Suparno

Viral Video Warga di Magetan Usir Pendatang Pakai Meriam Bambu, Ini Penjelasan Ketua RT
Kompas.com/Dok. Ardaku
Tradisi perang meriam Bambu di Desa Ringin Agung Kabupaten Magetan sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu. Tradisi tersebut dilakukan setiap bulan puasa hingga Hari Raya Idul Fitri 

TRIBUNNEWS.COM, MAGETAN - Pandemi virus corona atau Covid-19 angka kasusnya di Indonesia masih terus meningkat.

Sampai hari ini, Rabu (27/5/2020), total kasus yang terkonfirmasi mencapai 23.165 kasus, dengan penambahan sebanyak 415 kasus.

Baca: Niat Nge-prank Ahok Lewat Telepon, Cinta Kuya Tak Berkutik Gegara Ini, Malah Kena Batunya

Sampai saat ini sudah ada 15.870 pasien yang dirawat. 

Sementara yang meninggal dunia akibat virus corona mencapai 1.418, sementara yang sembuh lebih banyak, yakni 5.877 kasus.

Melihat angka tersebut, masih banyak warga yang khawatir penularan virus corona di lingkungannya.

Dengan berbagai cara, masyarakat mencoba untuk menahan penyebaran.

Baru-baru ini, sempat beredar video yang memperlihatkan sekelompok pemuda mengusir warga yang datang di pintu masuk desa menggunakan meriam bambu.

Video tersebut sempat viral di media sosial.

Melansir Kompas.com, pemuda itu mengusir warga yang datang karena desa tersebut ditutup sementara untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Para pendatang yang ngeyel ingin memasuki desa untuk mengunjungi kerabat atau koleganya "diusir" menggunakan dentuman meriam bambu.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas