Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pasien Jantung di RS Dirgahayu Samarinda Dijemput Petugas Berkostum APD

Pasien tersebut diketahui tengah dirawat lantaran menderita sakit jantung, namun saat dilakukan rapid test hasilnya reaktif covid-19

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Pasien Jantung di RS Dirgahayu Samarinda Dijemput Petugas Berkostum APD
Istimewa
Seorang pasien segera dibawa tim gugus tugas menuju RSUD IA Moeis merupakan warga Kota Samarinda, berjenis kelamin laki-laki, berusia 57 tahun. Sebelumnya tengah dirawat lantaran menderita sakit jantung, namun saat dilakukan rapid test hasilnya reaktif Covid-19, Sabtu (30/5/2020) 

Laporan Watawan Tribun Kaltim Budi Dwi Pornomo 

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Seorang pasien yang mengidap sakit jantung dijemput 10 petugas dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Samarinda.

Setelah hasil rapid test terhadap pasien tersebut menunjukkan hasil reaktif covid-19.

Saat menjemput pasien sakit jantung itu, petugas ini mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD)

Seperti diketahui, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Kota Samarinda melakukan penjemputan terhadap seorang pasien yang tengah dirawat di Rumah Sakit Dirgahayu, Sabtu (30/5/2020) siang.

Pasien tersebut diketahui tengah dirawat lantaran menderita sakit jantung, namun saat dilakukan rapid test hasilnya reaktif covid-19 ( Virus Corona ).

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Samarinda, Ifran mengatakan, dengan mengenakan alat pelindung diri (APD), pasien kemudian dibawa oleh petugas dari Tim Gugus Tugas untuk dirujuk ke RSUD IA Moeis.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pasien punya riwayat sakit jantung. Masih kurang jelas, sejak kapan pasien masuk (dirawat) di Rumah Sakit Dirgahayu, untuk menjalani perawatan," ucap Ifran.

Ia mengatakan, pasien tersebut merupakan warga Kota Samarinda, berjenis kelamin laki-laki, berusia 57 tahun.

Pasien sebelumnya menjalani perawatan, mengalami sakit jantung dan sesak nafas. Protokol penanganan pun sudah dilakukan, lalu pasien kemudian dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif covid-19.

"Pihak rumah sakit, melakukan rapid test karena sekarang masih pandemi. Ternyata hasilnya reaktif. Yang bersangkutan dalam kondisi lemah dan kesulitan bernafas. Dari gejala tersebut, sudah mengarah ke covid-19," tuturnya.

Pihak rumah sakit kemudian segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Samarinda. Pasien selanjutnya di rujuk ke RSUD IA Moeis.

"Karena di rumah sakit rujukan penanganan covid-19 hanya ada tiga di Samarinda. Oleh karena itu, pihak rumah sakit segera berkoordinasi dengan Dinkes, pasien tersebut lalu dirujuk ke RSUD IA Moeis untuk perawatan lebih lanjut," katanya.

Tim evakuasi terdiri dari 10 petugas didampingi dengan masing-masing dua petugas dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kepolisian dan TNI.

"Saat dibawa kondisi pasien sudah sangat lemah," ujarnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas