Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Geger Temuan Kain Putih yang Diduga Terkait Teror Pocong di Purbalingga

Herlan mengatakan kondisi masyarakatnya tidak resah setelah ditemukannya kain putih tersebut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Geger Temuan Kain Putih yang Diduga Terkait Teror Pocong di Purbalingga
Istimewa
Tangkapan layar video viral temuan diduga kain kafan terkait kasus teror pocong di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah 

"Saya melihat warga yang mendapat laporan itu berbondong-bondong mengejar pocong," tutur dia.

Dikatakannya, warga yang mendapat laporan itu sama sekali tidak melihat adanya penampakan. Namun warga tetap fokus menyisir keberadaan pocong.

Baca: Cara-cara Unik Tangkal Penyebaran Covid-19: Rumah Angker Hingga Pocong Penjaga Portal Pensiun

"Katanya menghilang di kebun yang penuh semak-semak. Selama ber jam-jam di kepung warga tidak ketemu. Langsung hansip berjaga sampai pagi," jelasnya.

Ia menyebutkan pengejaran pocong itu juga menghadirkan ahli spritual yang bisa mengetahui makhluk astral tersebut.

Bahkan Polisi yang sedang berpatroli sampai turun tangan mencari pocong yang meresahkan masyarakat.

"Karena kejadian sedang ramai, 4 polisi yang sedang patroli juga ikut menyisir," imbuhnya.

Geger masalah pocong tersebut dibenarkan oleh Lurah Kalikabong Suwartono. Awal mula penampakan pocong dilihat oleh pemuda yang ada di kelurahan tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Awalnya ada anak yang lihat terus lari ke tanah kosong di belakang kelurahan namun tidak ketemu. Tanah kosong itu rimbun," tutur dia.

Baca: Ade Armando Minta Respon Pemuda Muhammadiyah Jateng soal Pernyataan Din Syamsuddin

Kejadian itu, kata dia, mencuri perhatian masyarakat sekitar. Hal ini membuat masyarakatnya ikut mencari keberadaan pocong tersebut.

"Namanya anak-anak mungkin teriak terus pada keluar semua ikut mencari di rerumputan di lahan belakang Kantor Kelurahan," imbuhnya.

Menurutnya, kejadian tersebut baru pertama terjadi di lingkungannya. Adanya kejadian itu masyarakatnya telah siap untuk ronda.

"Tadi malam saya keluar tapi tidak melihat apa-apa. Tapi warga pada mengejar," kata dia.

Ia menghimbau setiap RT dan RW untuk mengaktifkan ronda. Dia juga berharap adanya kejadian tersebut lebih siap untuk menjaga lingkungannya.

Kapolsek Kalimanah AKP Sulasman mengungkapkan, pihaknya masih menelusuri perkara tersebut. Pihaknya telah memerintahkan anggotanya untuk mengecek ke lapangan.

"Saya juga sudah mendapat cerita dari Lurahnya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas