Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Aksi Mantan Pemandu Lagu Sembunyikan Kristal Sabu di Balik Jam Tangan

Pelaku cukup cerdik, dengan menyembunyikan barang haram tersebut dari balik jam tangannya bermerek Yazole.

Aksi Mantan Pemandu Lagu Sembunyikan Kristal Sabu di Balik Jam Tangan
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Kapolres Kudus, AKBP Catur Gatot Efendi ?menangkap pengguna sabu saat jam sahur di bulan Ramadan lalu, saat gelar perkara Selasa (3/5/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, KUDUS - Kepolisian Resor (Polres) Kudus, mengungkap kasus peredaran narkoba yang melibatkan seorang mantan pemandu lagu.

Pelaku DD alias Dewi (22) ditangkap pada bulan Ramadan lalu.

Perempuan warga Desa Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus itu kedapatan membawa satu bungkus serbuk kristal jenis sabu.

Baca: Fakta-Fakta Tukang Bakso Digerebek Warga Karena Berzina dengan Gadis di Bawah Umur

Baca: Videonya Viral, Anak Rekam Bapak Aniaya Ibu Diduga Lantaran Masalah Uang Belanja: Ini Fakta-Faktanya

Baca: Kisah Korban Kecelakaan Ditolak 4 Rumah Sakit yang Fokus Covid-19: Meninggal, Kritis Berjam-jam

ilustrasi sabu lagi
ilustrasi sabu lagi (net)

Dia ditangkap di halaman SPBU Ngembal Kulon, pada hari Jumat (8/6/2020) saat jam sahur pada pukul 03.00.

Kapolres Kudus, AKBP Catur Gatot Efendi menjelaskan, penangkapan pelaku itu berdasarkan informasi masyarakat yang mencurigai pelaku menggunakan narkotika.

"Selanjutnya sejak tanggal 1 Mei 2020 kami melakukan penyelidikan‎, dan menangkapnya pada pukul 03.00 dini hari di tanggal 8 Mei 2020," ujarnya, saat gelar perkara Selasa (2/6/2020)‎.

Saat proses penangkapan, pelaku sempat berusaha melarikan diri hingga pelaku tertangkap dan dilakukan penggeledahan.

Pelaku cukup cerdik, dengan menyembunyikan barang haram tersebut dari balik jam tangannya bermerek Yazole.

"Sabu berbentuk serbuk kristal ‎itu disembunyikan di belakang jam tangan saat penggeledahan," ujarnya.

Pelaku akan dijerat pasal 112 ayat 1 undang-undan nomor 35 tahun 2009 ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 taun.

Baca: Videonya Viral, Anak Rekam Bapak Aniaya Ibu Diduga Lantaran Masalah Uang Belanja: Ini Fakta-Faktanya

Baca: Kisah Korban Kecelakaan Ditolak 4 Rumah Sakit yang Fokus Covid-19: Meninggal, Kritis Berjam-jam

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas