Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bupati Melawi dan 5 Keluarganya Positif Covid-19, Begini Dugaan Penularannya

Diduga tertular dari menantu yang melahirkan di Jakarta, Bupati Melawi, Kalimantan Barat, Panji dinyatakan positif

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Bupati Melawi dan 5 Keluarganya Positif Covid-19, Begini Dugaan Penularannya
via KOMPAS.com
Bupati Melawi, Panji - Satu keluarga Bupati Melawi, Kalimantan Barat, Panji, dinyatakan positif Covid-19. 

Harisson mengatakan mudah-mudahan dalam waktu dekat akan tes kembali setelah dua minggu untuk melihat apakah virus masih ada di pasien kasus konfirmasi Covid-19 tersebut .

Ia mengatakan apabila pejabat publik terkena kasus konfirmasi covid-19 memang harus mengumumkan terkait hal tersebut.

Dinkes juga akan melakukan tracing di Rumah Sakit Melawi dan melakukan Rapid test kepada seluruh tenaga medis yang ada di Rumah Sakit tersebut.

Gubernur Apresiasi Langkah Bupati

Bupati Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Panji mengaku positif Covid-19.

Hal itu berdasarkan hasil uji laboratorium yang keluar Senin (1/6/2020).

Pengakuan itu disampaikan Panji melalui video berdurasi 13,17 menit yang dibagikan Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson, Selasa (2/6/2020) pagi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sesuai dengan surat Kepala Dinas Kesehatan Kalbar tentang hasil swab, kami sekeluarga positif," kata Panji.

Dia menyebut, satu keluarga yang dinyatakan positif corona itu berjumlah enam orang.

Mereka adalah istri, ibu mertua, ketiga anaknya dan dirinya sendiri.

Langkah yang diambil oleh Bupati Melawi Panji menuai apresiasi dari Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji.

Sutarmidji menyampaikan karena Bupati Melawi dinyatakan Kasus Konfirmasi Covid-19.

Maka Pejabat Sementara yang menggantikan selama masa penyembuhan adalah Wakil Bupati Melawi.

"Saya apresiasi Pak Panji dan satu keluarganya dengan sukarela menyampaikan secara terbuka."

"Artinya tidak ada yang harus dianggap negatif oleh masyarakat terhadap orang yang terkena covid-19," ujarnya kepada awak media, Selasa (2/6/2020).

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas