Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Alasan Risma Ingin PSBB di Surabaya Diakhiri

Masa PSBB di Surabaya Raya tahap ketiga dalam upaya penanganan virus corona (Covid-19), bakal berakhir, Senin (8/7/2020).

Alasan Risma Ingin PSBB di Surabaya Diakhiri
Chaerul Umam
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 

TRIBUNNEWS.COM - Masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya Raya tahap ketiga dalam upaya penanganan virus corona (Covid-19), bakal berakhir hari ini, Senin (8/6/2020).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bakal mengusulkan agar tak ada lagi perpanjangan masa PSBB di Surabaya.

Sementara rapat bersama Pemprov Jatim dikabarkan berlangsung pada Minggu (7/6/2020).

Risma menyebut ada berbagai alasan mengapa pihaknya bakal mengusulkan agar masa PSBB ini tak kembali diperpanjang.

Di antaranya, terkait nasib sektor ekonomi di Kota Pahlawan.

Bila sektor itu lumpuh, dia khawatir imbasnya pada perekonomian warga.

Baca: Protokol Kesehatan yang Harus Dipatuhi Warga Selama PSBB Masa Transisi Jakarta

Baca: Penambahan Kasus Positif COVID-19 Masih Terjadi, DKI Jakarta Tertinggi Disusul Jawa Timur

"Mereka harus bisa nyari makan," ungkap Risma, Minggu (7/6/2020).

Sekretaris Utama (Sestama) BIN, Komjen Pol Bambang Sunarwibowo menyerahkan bantuan alat kesehatan dari Badan Intelijen Negara (BIN) kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini , Jumat (29/5/2020).
Sekretaris Utama (Sestama) BIN, Komjen Pol Bambang Sunarwibowo menyerahkan bantuan alat kesehatan dari Badan Intelijen Negara (BIN) kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini , Jumat (29/5/2020). (istimewa)

Meski demikian bukan berarti Pemkot tak memperhatikan upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Baca: Ganda Campuran Malaysia Sempat Khawatir jika Divonis Positif Corona

Selain upaya yang telah dilakukan, Risma mengaku pihaknya bakal memperketat sejumlah protokol kesehatan yang salah satunya bakal menyasar sektor usaha di Surabaya.

Sebelumnya sudah ada surat edaran perihal itu.

Halaman
123
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas