Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cuma karena Ingin Main, Bocah di Temanggung Ini Tewas Dibakar sang Ayah

Anak berinisial ALF (12) tersebut tewas dengan kondisi luka bakar 90 persen setelah dibakar oleh ayahnya sendiri, AF (35).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Cuma karena Ingin Main, Bocah di Temanggung Ini Tewas Dibakar sang Ayah
(TRIBUNMEDAN/Indra Gunawan)
Ilustrasi kebakaran. 

TRIBUNNEWS.COM, TEMANGGUNG - Kisah tragis anak dibakar ayah terjadi di Temanggung, Jawa Tengah. Nasib pilu ini dialami seorang bocah di Desa Losari, Kecamatan Tlogomulyo.

Anak berinisial  ALF (12) tersebut tewas dengan kondisi luka bakar 90 persen setelah dibakar oleh ayahnya sendiri, AF (35).

ALF meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Temanggung.

Baca: Kronologi Balita di Temanggung Tewas Dianiaya Selingkuhan Ibunya, Menangis Lalu Dipukul Berkali-kali

Kini sang ayah yang tega membakar anaknya sendiri harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.

Baca: Viral Video Bupati Temanggung Nongkrong, Ini Tanggapan Al Khadziq

AF terancam hukuman penjara 15 tahun.

Kasus pembakaran anak oleh ayah sendiri ini terjadi pada 27 Mei 2020 lalu, atau dua hari setelah Idul Fitri.

Baca: Bocah di Temanggung Positif Corona, Tertular Ayahnya yang Mengikuti Ijtima Ulama Gowa

Kejadian itu dipicu hal sepele, yakni sang anak hendak bermain ke tetangga desa saat kondisi tengah pandemi Virus Corona.

Rekomendasi Untuk Anda

Kasat Reskrim Polres Temanggung Muhammad Alfian menjelaskan, peristiwa bermula ketika ALF hendak bermain ke tetangga desa saat pandemi. 

Rupanya, rencana ALF tak disetujui ibunya. Saat berpamitan, sang ibu memintanya tetap di rumah.

Selain pandemi, sehari sebelumnya, korban sudah pergi dari rumah dan tidak pulang.

Baca: ‎Terduga Teroris yang Ditangkap di Batang Jaringan JAD Makassar, Medan dan Temanggung

"Korban hari sebelumnya selama dua hari berturut-turut tidak pulang, sehingga saat mau pergi lagi sang ibu melarangnya lantaran kondisi pandemi Covid-19," tutur Alfian.

Ditakut-takuti Sang ayah

AF yang melihat anaknya tak mengindahkan ibunya pun marah.

Gelap mata, AF pun menyiramkan bensin ke tubuh anaknya.

"Tersangka jengkel dan menyedot bensin dari dalam tangki sepeda motor Vega dan disiramkan ke sekujur tubuh korban," kata dia.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas