Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pengendara Motor Sempat Bangun Usai Lehernya Tersayat Benang Layangan, Tapi Darah Terus Mengucur

Yohanes yang tak bisa mengendalikan sepeda motor yang ia naiki langsung menabrak pagar depan kantor pos

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pengendara Motor Sempat Bangun Usai Lehernya Tersayat Benang Layangan, Tapi Darah Terus Mengucur
TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Polisi melakukan olah TKP kejadian di jalan Tangkuban Perahu, tepatnya depan kantor Pos Mojosongo, Jumat (12/6/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Terjadi kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Tangkuban Perahu, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Seorang pengendara sepeda motor bernama Yohanes Budi Santoso (21) tewas usai lehernya tersangkut benang layangan.

Baca: Sosok dr Bendrong, Berjasa dalam Pengembangan RSUD Soetomo, Dikenal Berdedikasi Tinggi

Melansir Kompas.com, Yohanes yang sedang mengendarai motor itu lehernya tersayat benang layangan.

Diduga benang layangan mengenai urat leher korban hingga terluka parah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (11/6/2020) sekitar pukul 14.30 WIB.

Hari itu Yohanes yang bekerja sebagai montir mencoba sepeda motor Kawasaki AD 2393 QF milik pelanggannya yang baru diservis.

Ia menaiki motor tersebut dari arah selatan ke utara.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat melintasi Jalan Tangkuban Perahu tepatnya di depan Kantor Pos Mojosongo, Yohanes terjatuh.

Ternyata leher pria 21 tahun tersebut tersangkut benang layangan.

Benang layangan tertarik hingga menyayat leher korban.

Yohanes yang tak bisa mengendalikan sepeda motor yang ia naiki langsung menabrak pagar depan kantor pos.

Menurut Agus, salah satu saksi mata mengatakan, pria 21 tahun tersebut sempat bangun dan melepas benang layangan yang nyangkut di lehernya.

Namun ia terjatuh lagi karena darah dari lehernya terus keluar.

Agus yang ada di lokasi langsung membantu dan terkejut saat melihat ada benang menyangkut di leher korban.

Ia sempat mengira korban kecelakan biasa.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas