Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Emon Pukuli Ayahnya karena Curiga Selingkuh dengan Sang Istri

Motif tersangka melakukan penganiayaan karena sakit hati sama ayahnya ini. Menurut tersangka, korban ditudingnya telah berselingkuh

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Emon Pukuli Ayahnya karena Curiga Selingkuh dengan Sang Istri
Net
Ilustrasi 

Tanpa pikir panjang, RTM menusukkan pisau di bagian dada rekannya sebanyak tiga kali.

Usai ditusuk, Anci sempat lari.

"Korban saat itu sempat melarikan diri ke jalan menuju kebun karet dekat bangunan sarang walet. Namun, korban akhirnya meninggal dunia," sebut Misran.

Sedangkan pelaku, mengakui sendiri perbuatannya dan menyerahkan diri ke Polsek Seberida.

 Bangga Ngaku Jadi Selingkuhan Istri Teman Sendiri, Nasib Kuli Bangunan di Riau Berakhir Tragis

 Oknum ASN Ketauan Punya Banyak Selingkuhan Hingga Tega Hajar Istri Sampai Berujung Laporan ke Polisi

 Usai Bersantap, Pria di Cakung Bunuh Selingkuhannya 

Pria di Cakung Bunuh Selingkuhan

Cemburu buta membuat Maskur menghabisi selingkuhnya, Meliyawati yang tinggal satu lingkungan indekos di wilayah Kelurahan Rawa Terate.

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan jasad Meliyawati ditemukan dalam keadaan bersimbah darah pada Senin (8/6/2020) malam.

Rekomendasi Untuk Anda

Maskur yang sudah menjalin hubungan dengan korban tiga tahun mengaku kalap karena sebelumnya mendapati Meliyawati bersama lelaki lain.

"Hari Senin (8/6) tersangka mencoba meminta penjelasan akan hal itu," kata Hery saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2020).

Sebelum kejadian, Meliyawati sebenarnya sempat datang ke indekos Maskur yang sudah memiliki istri dan anak guna mengantar makanan.

Maskur yang merupakan sopir bus dan Meliyawati pun sempat bersantap bersama, namun setelahnya mereka terlibat cek-cok karena masalah tadi.

Meliyawati menyebut bahwa hubungan dia dengan pria yang dilihat Maskur hanya sebatas teman, tapi pelaku tak terima dengan jawaban.

"Namun hal itu tak membuat diri tersangka tenang dan malah semakin marah," ujarnya.

Dalam posisi kalap dan gelap mata, Hery menuturkan Maskur lalu mengambil pisau dapur yang digunakan menusuk Meliyawati hingga tewas.

Meliyawati tewas akibat sejumlah luka tusukan di leher dan dada, jasadnya pertama ditemukan oleh tetangga yang lalu melapor ke polisi.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas