Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jokowi Targetkan Kawasan Lumbung Pangan Nasional Seluas 148.000 Ha Tersedia di Kalteng

Presiden pun meminta, dalam waktu hingga tahun ini seluas 30.000 Ha bisa rampung pengerjaan proyek food estate

Jokowi Targetkan Kawasan Lumbung Pangan Nasional Seluas 148.000 Ha Tersedia di Kalteng
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau lokasi Food Estate di Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, PULANG PISAU - Presiden Joko Widodo menargetkan 148.000 Ha food estate bisa dikerjakan dalam waktu satu hingga dua tahun kedepan.

Food estate atau lumbung pangan nasional itu dikerjakan di dua kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah.

Baca: BERITA FOTO: Jokowi Cuma Ajak Prabowo Naik Helikopter Merah-Putih

Dua wilayah yang dimaskud yakni Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau.

Hal itu disampaikan Jokowi saat meninjau lokasi Food Estate di Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020).

"Dalam satu setengah tahun sampai maksimal dua tahun akan ditambah lagi 148.000 Ha. Baik itu di Kabupaten Pulang Pisau maupun di Kabupaten Kapuas," kata Jokowi.

Presiden pun meminta, dalam waktu hingga tahun ini seluas 30.000 Ha bisa rampung pengerjaan proyek food estate.

Untuk itu, ia menginstruksikan Menteri PUPR agar segera merampungkan irigasi di kawasan food estate tersebut.

"Dia minggu ini, terutama untuk urusan irigasinya dulu dan tahun ini Insya Allah akan kita selesaikan," tambah Jokowi.

Menurut Presiden, langkah ini merupakan antisipasi terjadinya krisis pangan akibat pandemi Covid-19.

Baca: Jokowi Minta Food Estate Seluas 30.000 Ha di Kalteng Rampung Tahun Ini

Terlebih, FAO telah memperingatkan adanya potensi krisis pangan yang melanda hampir seluruh dunia.

"Saya kira kita tahu semuanya FAO sudah memberikan peringatan bahwa krisis pangan akan melanda dunia karena pandemi juga karena memang adanya musim yang tidak bisa diatur dan diprediksi," jelas Jokowi.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas