Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Erupsi Merapi di Masa Pandemi COVID-19

Meskipun masih berstatus level II, peningkatan aktivitas vulkanik perlu diwaspadai, khususnya BPBD DI Yogyakarta

Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Erupsi Merapi di Masa Pandemi COVID-19
istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan melakukan kunjungan ke sejumlah desa yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) III pada Rabu lalu (8/7/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA – Di tengah pandemi COVID-19, pemerintah mengharapkan semua pihak menjaga kesiapsiagaan terhadap bencana alam, salah satunya potensi erupsi Gunung Merapi.

Meskipun masih berstatus level II, peningkatan aktivitas vulkanik perlu diwaspadai, khususnya BPBD DI Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah.

Menyikapi situasi tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan melakukan kunjungan ke sejumlah desa yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) III pada Rabu lalu (8/7/2020).

Mereka meninjau pos pantau Merapi di Desa Balerante dan Desa Jrakah, jalur evakuasi di Desa Sidorejo dan tempat pengungsian di Desa Tegalmulyo.

Baca: Pantau Gunung Merapi Ganjar Minta Ada Simulasi Evakuasi Pengungsi

Baca: Kubah Lava Gunung Merapi Kian Mengecil, Dipengaruhi oleh Letusan Eksplosif, Ini Penjelasan BPPTKG

Baca: Merapi Erupsi Lagi, Delapan Desa di Magelang Panen Hujan Abu

Tak hanya itu, Gubernur memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di Desa Tlogo Lele.

Pada kesempatan itu, Lilik menjelaskan, kegiatan ini berlangsung berkat kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan kesigapannya merespon kondisi yang sedang berkembang terkait dengan aktivitas Gunung Merapi.

“Diketahui sebelumnya bahwa BNPB telah bersurat pada tanggal 7 Juli 2020 meminta kepada BPBD DIY dan Jawa Tengah untuk berkoordinasi dengan dinas dan lembaga tertentu terkait perkembangan kondisi Gunung Merapi dan kesiapsiagaan bencana di masa pandemi Covid-19,” ujarnya saat mendampingi Gubernur Jawa Tengah.

Ia juga meminta untuk melakukan tujuh langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana erupsi gunungapi kepada wilayah administrasi di tingkat kabupaten dan kota yang berpotensi terdampak, seperti kabupaten Sleman, Klaten, Kota Magelang dan Boyolali.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan melakukan kunjungan ke sejumlah desa yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) III pada Rabu lalu (8/7/2020).

Ketujuh langkah tersebut, yakni pertama, melakukan sosialisasi dan edukasi terkait kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana erupsi gunung api.

Kedua, melakukan pengecekan jalur evakuasi dan rambu peringatan dini bencana, menyiapkan tempat evakuasi, dan menyiapkan persediaan logistik.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Yulis
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas