Kronologi Seorang Pria di Deli Tua Bakar Rumah Berisi Mantan Istri dan 3 Anaknya
Seorang pria di Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara melakukan upaya percobaan pembunuhan terhadap mantan istri dan tiga anaknya
Editor: Adi Suhendi
Dia menyatakan bahwa sejak ada suara minta tolong, warga sekitar langsung berkumpul mencari tahu apa yang terjadi.
"Saat itu warga sudah ada, sekitar empat atau lima orang lah, setelah ada kedengaran minta tolong," lanjutnya.
Namun, warga kesulitan membantu lantaran ada jeruji besi di rumah tersebut.
Warga awalnya mencoba menerobos dengan melempar gerbang menggunakan batu.
Upaya itu tak membuahkan hasil.
Baca: Kronologi Pria asal Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga, Dipicu Sakit Hati Dituduh Mencuri Ayam
"Warga itu lempari pake batu agar gerbang itu terbuka, soalnya rumah itu ada gerbangnya, pake jeruji itu semua, makanya susah orang bantunya, dan itu pun terkunci dari dalam," tambahnya.
Kemudian, anak yang paling besar pun berhasil meloloskan diri setelah berusaha melawan ayahnya.
"Si anak yang paling besar akhirnya bisa keluar dari jendela, tapi baru setengah badan si anak keluar dari jendela, si bapak udah hantam si anak pake jemuran besi, pake galon. Anak itu jatuh ke lantai dan sempoyongan, dah lemas," lanjutnya.
Si anak tersebut kemudian berupaya mendekatkan ayahnya kepada warga yang telah menunggu di balik jeruji rumah.
"Akhirnya, warga semangati anaknya, 'lawan bapakmu, piting bapakmu'. Tiba-tiba bisa juga dipitingnya, lalu si bapak ditarik ke arah jeruji rumah yang keadaan tergembok, kita pun tahan bapaknya itu," lanjutnya.
Baca: Tak Hanya KDRT, Ini Penyebab Lain Karen Pooroe Tak Tahan dan Minta Cerai dari Arya Satria Claproth
"Pada saat si bapak sudah kami amankan dari luar jeruji, si ibu keluar dari kamar. Itu kondisi kamarnya sudah terbakar. Lalu, warga bilang agar diambilkan kunci," sambungnya.
Akhirnya pintu gerbang rumah itu berhasil dibuka oleh si anak.
Warga kemudian membantu evakuasi ibu dan tiga anaknya tersebut.
"Saat itulah warga bisa masuk dan bantu semua keluarga. Kita juga sebagai warga sudah panik akibat situasi tersebut. Kita enggak fokus lagi sama si pelaku karena api sudah besar dan korban masih di dalam," ujarnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.