Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hasil Tes Swab Massal, 2 Anggota Satpol PP dan 11 Nakes di Banyumas Positif Corona

Dua anggota Satpol PP dan 11 tenaga kesehatan (nakes) di Banyumas, positif virus corona (Covid-19).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sri Juliati
zoom-in Hasil Tes Swab Massal, 2 Anggota Satpol PP dan 11 Nakes di Banyumas Positif Corona
Freepik
Gelar Tes Swab Massal, 2 Anggota Satpol PP dan 11 Nakes di Banyumas Positif Corona 

"Pasar Wage akan segera dilaksanakan sterilisasi, disinfektan dan pembersihan hingga pelacakan terhadap pasien positif, hingga penyisiran," imbuhnya.

Pasar Wage akan ditutup mulai Selasa (14/7/2020) hingga Kamis (16/7/2020) dan akan buka kembali Jumat (17/7/2020).

Setelah itu akan dilakukan pula swab secara terus-menerus, sehingga akan secara bertahap diketahui kembali apakah ada yang positif lagi atau tidak di lingkungan Pasar Wage.

"Sementara untuk Pasar Manis, akan kami tindak lanjuti dalam beberapa hari ini."

"Akan ada kelanjutan swab secara keseluruhan."

"Jika memang akan ditutup maka akan ditutup setelah Pasar Wage selesai," ungkapnya.

Bupati menambahkan, sementara pihaknya akan melokalisir dulu Pasar Manis karena memang ada satu yang positif.

Rekomendasi Untuk Anda

Ganjar minta nakes rutin cek kesehatan

Terpisah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepada seluruh tenaga medis atau tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19 untuk rutin memeriksakan kesehatan.

Hal ini menjadi perhatian Ganjar, menyusul empat dokter meninggal dunia karena Covid-19 di Semarang Raya dalam rentang waktu sepekan terakhir.

Menurutnya, perlindungan diri bagi para tenaga medis dilakukan agar mencegah risiko penularan Covid-19.

"Wajib mestinya di instansinya rutin dilakukan pemeriksaan."

"Saya saja rutin kok, saya kan jalan keliling ke sana kemari sampai diingetin Pak harus periksa lagi, rapid dan swab test lagi," jelas Ganjar usai acara penyerahan bantuan Pertani di Kantor Gubernur Jateng, Kamis (9/7/2020).

Dirinya juga meminta agar dilakukan penelusuran kepada penderita yang memiliki riwayat penyakit penyerta sebagai acuan pelaksanaan pemeriksaan berkala baik swab maupun rapid test.

"Jadi itu (pemeriksaan rutin) kira cara yang paling baik."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas