Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
Live
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Cara Sadis Hamid Bunuh Anak Tiri, Masukan Kepala Aulia dalam Toren Berisi Air

Saat emosinya memuncak, Aulia diseret oleh Hamid ke lantai tiga rumah kontrakan tersebut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Cara Sadis Hamid Bunuh Anak Tiri, Masukan Kepala Aulia dalam Toren Berisi Air
Tribunjabar.id/Ery Chandra
Lokasi toren kapasitas 1.000 liter berwarna kuning, di Kampung Babakan Stasiun, RT.01/08, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, tempat ditemukannya bocah usia 5 tahun tewas, Jumat (17/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Youngky Yulius

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Polisi berhasil mengungkap misteri bocah  tewas dalam toren di Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Aulia (5) itu dibunuh oleh ayah tirinya yang bernama Hamid (25).

Kapolresta Bandung, Kombes Hendra Kurniawan telah menjelaskan kronologi kejadian yang sempat bikin geger tersebut.

Hamid yang merupakan pengamen, tiba di rumah pukul 22.00 WIB, Kamis (16/7/2020).

Dia tidak pulang bersama istrinya sehingga  Aulia menanyakan ibunya kepada Hamid.

Aulia bertanya dengan nada kasar sehingga membuat Hamid malah tersinggung.

Baca: Bocah Tewas Ditenggelamkan Ayah Tiri di Toren Air, Pelaku Kesal Dimarahi dan Mabuk saat Beraksi

Rekomendasi Untuk Anda

"Aulia menanyakan ibunya dengan nada kasar karena terbiasa di jalanan, pengamen juga. Karena bernada kasar, Hamid tersinggung."

"Dalam kondisi mabuk minuman keras ditambah obat keras, Hamid tidak mengendalikan emosinya," ujar Hendra di Mapolresta Bandung, Soreang, Sen‎in (20/7/2020).

Saat emosinya memuncak, Aulia diseret oleh Hamid ke lantai tiga rumah kontrakan tersebut.

Di sana, Aula dimasukkan ke dalam toren.

"Korban dimasukkan ke dalam toren dengan cara dipegang kakinya, lalu kepala Aulia dimasukkan dalam air selama 10 menit sampai tidak bergerak, kemudian dilepaskan begitu saja," ujar Hendra.

Sang nenek sempat mencari keberadaan Aulia setelah itu ibunya.

Ibu Aulia yang merupakan pengamen, pulang sekitar pukul 01.00 dini hari, Jumat (17/7/2020) namun, Hamid pura-pura tak tahu.

Baca: Kemnaker-Pemkab Bandung Barat Jalin Kerja Sama Padat Karya Pertanian

"Nah saat pagi harinya, dia mencari bersama istrinya dan kemudian menunjukan tempat jasad Aulia berada," kata dia.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas