Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemkot Surabaya Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka, Ini Alasannya

Separuh akan masuk, sedangkan siswa lainnya akan mengikuti pembelajaran daring melalui televisi.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pemkot Surabaya Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka, Ini Alasannya
Yusron Naufal Putra/Surya
Kabag Humas Pemkot Surabaya Febri 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan pihaknya mewacanakan untuk mengambil kebijakan sekolah secara tatap muka untuk SMP.

Hal ini disebabkan banyaknya siswa SMP di Kota Surabaya yang keluar rumah pada malam hari.

Ia memberi contoh temuan fenomena bersepeda hingga larut malam.

"Ada fenomena yang terjadi di malam hari, ketika anak-anak banyak yang bersepeda, jam 9 malam, jam 10 malam," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, Rabu (29/7/2020).

Baca: Pria Ini Sebut Guru Makan Gaji Buta, Kesal Sekolah Tak Kunjung Buka, Kini Dilaporkan ke Polisi

Meskipun belum dapat dipastikan kapan rencana tersebut akan dilakukan.

Persiapan dan pembahasan masih terus dilakukan.

Termasuk konsepnya pun menjadi bahan pertimbangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Bisa jadi akan dilakukan sistem shift masuknya.

Separuh akan masuk, sedangkan siswa lainnya akan mengikuti pembelajaran daring melalui televisi.

Baca: Kemendikbud: 79 Daerah Melanggar SKB 4 Menteri Soal Pembukaan Sekolah

Apalagi, saat ini Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya masih menjajaki kemungkinan menggandeng stasiun televisi.

Menurut Febri, pada prinsipnya, pihaknya tetap akan memperhatikan protokol kesehatan.

Sementara itu, Pemkot memang masih berencana untuk membuka SMP terlebih dahulu.

Sebab, Pemkot meyakini mereka sudah dapat memahami dan mengerti tentang protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Baca: Pimpinan DPR Minta Pemerintah Kaji Mendalam Rencana Pembukaan Sekolah di Luar Zona Hijau

"Sementara rencana ini masih SMP, karena pemkot menilai kalau SMP itu insyaallah sudah bisa paham mengerti untuk menjaga protokol kesehatan," ujar Febri.

Protokol kesehatan diperketat

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas