Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Adakah Keringanan Hukuman dalam Kasus Anak Bunuh Ayah Tiri karena Ibu Dianiaya dan Adik Diperkosa?

Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan peristiwa seorang remaja bernama Jef yang nekat membunuh ayah tirinya, Johan Saputra (49).

Adakah Keringanan Hukuman dalam Kasus Anak Bunuh Ayah Tiri karena Ibu Dianiaya dan Adik Diperkosa?
Sripoku.com/ Ahmad Farozi
Tersangka pembunuhan Jef, saat diamankan di Polsek Muara Lakitan, Kabupaten Musirawas. 

TRIBUNNEWS.COM - Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan peristiwa seorang remaja bernama Jef yang nekat membunuh ayah tirinya, Johan Saputra (49).

Jef nekat membunuh Johan lantaran tak terima ayah tirinya tersebut kerap menganiaya sang ibu dan bahkan sudah dua kali memperkosa adik kandungnya.

Terkait dengan hal itu, Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Solo, M Badrus Zaman memberikan tanggapannya.

Badrus mengatakan, perbuatan Jef yang menikam ayahnya hingga tewas adalah perbuatan yang salah.

Namun, menurut dia, ada kemungkinan keringanan hukuman untuk Jef.

Sebab, lanjut dia, perbuatan Jef tersebut tidak masuk dalam kategori pembunuhan berencana.

Foto semasa hidup Johan Saputra, korban pembunuhan di Musirawas
Foto semasa hidup Johan Saputra, korban pembunuhan di Musirawas (SRIPOKU.COM/BAYAZIR AL RAYHAN)

"Dia melakukan pembunuhan itu salah, tapi bagaimana nanti dalam pembelaan, kalau nanti sudah masuk di ranah hukum menurut saya itu ada yang bisa meringankan," terangnya.

Diketahui, pembunuhan itu terjadi saat Jef bersama ibu dan kerabatnya hendak melaporkan Johan ke Polsek Muara Lakitan terkait penganiaayaan dan pemerkosaan.

Namun, tiba-tiba saja di tengah perjalanan mereka dicegat oleh Johan, kemudian terjadilah keribuatan antara pelaku dan korban.

Melihat kronologi itu, Badrus mengatakan, bahwa sebenarnya tidak ada niat dari Jef untuk membunuh ayah tirinya sebelumnya.

Halaman
1234
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas