Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dipancing dengan Bangkai Ayam, Buaya Sepanjang 4,3 Meter yang Menewaskan IRT Ditangkap Warga

Saat tengah sibuk membereskan setumpuk cucian, korban diterkam kawanan buaya. Kemudian tubuh Nila langsung diseret ke tengah sungai hingga menghilang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Dipancing dengan Bangkai Ayam, Buaya Sepanjang 4,3 Meter yang Menewaskan IRT Ditangkap Warga
Istimewa
Buaya yang menerkam IRT di Mamuju Tengah diikat menggunakan tali tambang di atas pick up setelah berhasil di tangkap dengan cara dipancing 

TRIBUNNEWS.COM, MAMUJU - Buaya berukuran 4,3 meter ditangkap warga di Sungai Barakkang, Desa Barakkang, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Jumat (7/8/2020).

Buaya itu ditangkap setelah seorang warga setempat tewas disergap buaya di sekitar sungai tersebut pekan lalu. Korban bernama Haslamia (40).

Predator tersebut berhasil ditaklukkan enam orang sekitar pukul 12.00 Wita. Setelah ditangkap diikat dengan tali tambang lalu dibawa ke darat.

Buaya tersebut kemudian diangkut mobil pikap dan dibawa ke BPBD Mamuju Tengah.

Keenam warga yang melakukan penangkapan yakni Halwi (52), Burahima (47), Murgan (39), M Ridwan (53) dan Anul (38) dan Ibidin (40).

Halwi, yang menginisiasi penangkapan buaya tersebut mengatakan, proses penangkapan buaya itu menghabiskan waktu tiga jam.

Buaya itu dipancing menggunakan bangkai ayam.

Rekomendasi Untuk Anda

Pancing itu dipasang sejak 5 Agustus lalu.

Baca: Buaya Raksasa Berusia 100 Tahun Dianggap Titisan Siluman, Kepala dan Tubuh Dikubur Terpisah

"Kami sempat kesulitan menangkap buaya itu karena hanya mengandalkan pencahayaan senter. Tapi alhamdulillah kami berhasil menangkap buaya ini dengan alat seadanya karena sangat meresahkan warga," kata Halwi kepada Tribun.

Kepala Desa Barakkang Bahrun Ratte menyebutkan, buaya tersebut diserahkan ke BPBD Mamuju Tengah dalam keadaan hidup.

"Kita tidak berani bunuh karena masyarakat tahu kalau itu satwa dilindungi," ujar Bahrun.

Dia menilai, buaya tersebut sangat meresahkan warga sehingga terpaksa ditangkap.

Sungai Barakkang merupakan tempat warga sekitar mencari nafkah.

"Sejak kejadian ini (warga dimakan buaya) sudah tidak ada lagi warga mau pergi ke sungai karena ketakutan," ucap Bahrun.

Kronologi Buaya Terkam Warga

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas