Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sering Ngompol, Balita di Sleman Disiksa hingga Tewas oleh Teman Dekat Ibunya

Korban adalah warga Sendangagung, Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Sering Ngompol, Balita di Sleman Disiksa hingga Tewas oleh Teman Dekat Ibunya
Istimewa
Ilustrasi Balita 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang balita berinisial AF yang berusia 4,5 tahun tewas setelah dianiaya teman dekat ibunya, JR (26).

Korban adalah warga Sendangagung, Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kini Satreskrim Polres Sleman telah menahan tesangka.

Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah mengatakan tersangka adalah orang dekat dari ibu korban.

Tersangka dengan inisial JRT (26) kini telah ditahan di Polres Sleman.

Baca: Pembantu di Padang Cabuli Bayi 8 Bulan dengan Botol Parfum, Demi Puaskan Suami via Video Call

"Penanganan perkara meninggal akibat kekerasan sudah dilakukan proses penyelidikan. Sudah menahan satu tersangka, orang dekat ibu korban," katanya kepada wartawan, Selasa (11/08/2020).

Saat ini pihaknya masih mendalami keterangan saksi-saksi, termasuk ibu korban.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ada dua anak, kakak korban. Tetapi belum bisa kami ambil keterangan karena kakak korban baru berusia 7 tahun lebih. Jadi harus berhati-hati dan butuh pendampingan jika diambil keterangan,"sambungnya.

Tersangka, lanjut dia, sudah menjalani pra-rekonstruksi.

Dengan demikian penyidik dapat melihat kronologi penganiayaan yang dilakukan.

Dalam pra-rekonstruksi tersebut, tersangka melakukan penganiayaan dengan tangan kosong.

Baca: Istri Tolak Hubungan Badan karena Masih Nifas, Suami Pukuli Bayinya Umur 40 Hari hingga Tewas

Pelaku melakukan penganiayaan saat ibu korban tidak ada di rumah.

Setelah melakukan penganiayaan, tersangka mengganti pakaian korban dengan baju lengan panjang, sehingga bekas lebam tidak terlihat.

"Ibu korban tidak tahu, karena penganiayaan dilakukan saat ibu korban tidak ada. Untuk hasil visum luar dan otopsi masih belum keluar. Sehingga penyebab kematian dan bekas luka-luka belum bisa kami sampaikan," lanjutnya.

Reskrim Polres Sleman juga masih melakukan pendalaman terkait motif penganiayaan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas