Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ternyata Residivis, Anggota Geng Motor Yang Bacok Polisi di Cianjur

Kronologi awal, saat itu korban sedang bertugas melakukan pengamanan di sekitar Bundaran Tugu Lampu Gentur

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ternyata Residivis, Anggota Geng Motor Yang Bacok Polisi di Cianjur
Ferri Amiril Mukminin/Tribun Jabar
Kapolres Cianjur menggelar konferensi pers terkait pembacokan anggota polisi oleh geng motor, Senin (17/8/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR -- Pria pembacok polisi yang sedang melakukan tugas mengatur lalu lintas di Cianjur, Jawa Barat ternyata seorang residivis.

LL (26) adalah anggota geng motor yang membacok polisi karena marah jalanan menuju kawasan Puncak ditutup.

Ia melampiaskan kekesalannya dengan membacok polisi yang sedang bertugas menutup jalanan.

LL dibekuk polisi pada Senin (17/8/2020).

Baca: Bacok Polisi di Cianjur, Pemuda Geng Motor Ternyata Pernah Dipenjara karena Bacok Satpam

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai mengemukakan, LL sebelumnya juga pernah berurusan dengan polisi lantaran kasus pembacokan.

Sebelumnya, LL ternyata pernah berurusan dengan polisi karena membacok seorang satpam.

Akibat tindakannya, Briptu NA mengalami luka sobek 10 sentimeter di bagian kepala.

Rekomendasi Untuk Anda

LL diketahui pernah membacok seorang satpam.

Kapolres Cianjur AKBP Muhamad Rufai mengatakan, beberapa jam setelah melakukan pembacokan 21 anggota geng motor berhasil diamankan.

Baca: Seorang OB Tewas Dibunuh setelah Bonceng Gadis, Alami Luka Bacok di Leher, Diduga Pelaku Cemburu

"Dari 21 orang yang berhasil diamankan, satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolres Senin (17/8/2020) di Mapolres Cianjur.

Kapolres mengatakan, tersangka pelaku pembacokan, merupakan residivis.

Residivis adalah orang yang pernah dihukum karena mengulangi tindak kejahatan yang serupa

"Tersangka baru bebas dari hukuman setelah melakukan pembacokan kepada satpam di wilayah Kecamatan Karangtengah," katanya.

Kapolres mengatakan, tersangka nekat membacok anggota Polisi yang sedang berjaga, karena kesal jalur menuju Cipanas Puncak ditutup.

"Jalur Puncak macet terus di perempatan lampu gentur dilakukan penutupan jalur, tiba-tiba muncul gerombolan bersepeda motor dengan membawa bendera kemudian juga memukul-mukul kendaraan dihentikan oleh anggota tersangka melakukan perlawanan dan melakukan pembacokan terhadap anggota," kata Kapolres.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas