Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ogah Tanggung Jawab, Pemuda Ini Bunuh Pacar yang Hamil 6 Bulan, Korban Diikat & Dilempar ke Sungai

Seorang remaja berusia 16 tahun ditemukan tewas mengapung dengan kedua tangan terikat di sungai. Korban ternyata dibunuh oleh kekasihnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Miftah
zoom-in Ogah Tanggung Jawab, Pemuda Ini Bunuh Pacar yang Hamil 6 Bulan, Korban Diikat & Dilempar ke Sungai
kantipurnetwork.com
Ilustrasi- Seorang remaja berusia 16 tahun ditemukan tewas mengapung dengan kedua tangan terikat di sungai. Korban ternyata dibunuh oleh kekasihnya. 

TRIBUNNEWS.COM- Seorang remaja berusia 16 tahun ditemukan tewas mengapung dengan kedua tangan terikat di sungai.

Korban ternyata dibunuh oleh kekasihnya.

Pelaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena diduga tak mau bertangung jawab atas kehamilan korban.

Polisi akhirnya berhasil mengungkap misteri kematian remaja putri, DA (16), warga Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Remaja yang ditemukan tewas mengapung dengan kedua tangan terikat di sungai buatan Desa Rejo Agung, Jumat (21/8) lalu, ternyata dibunuh oleh kekasihnya sendiri.

"DA diduga menjadi korban pembunuhan. Pelaku berinisial WAH (18) warga Dusun Sidobasuki, Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng," ungkap Kasubag Humas Polres Pesawaran AKP Aris Siregar mewakili Kepala Polres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Senin (24/8).

Warga Pesawaran sebelumnya sempat digegerkan dengan penemuan mayat remaja perempuan di sungai buatan Desa Rejo Agung pada Jumat (21/8) pukul 17.00 WIB.

Rekomendasi Untuk Anda

Mayat remaja perempuan ini ditemukan warga yang sedang memancing.

DA sendiri telah meninggalkan rumah sejak Kamis (20/8) pukul 19.30 WIB dengan membawa handphone.

Keluarga sempat menelepon korban, namun tidak dijawab.

Baca: Nur Luthfiah Berani Bayar Rp 200 Juta untuk Bunuh Bosnya, Pengusaha Sugianto di Kelapa Gading

Baca: 4 Fakta Sepasang Kekasih Tewas Tenggelam di Sungai Musi, Korban M Awalnya Ingin Halangi Bunuh Diri

Baca: Skenario Awal Bunuh Bos Pelayaran Dalam Mobil Gagal, Karyawati Ini Rencanakan Penembakan

Keluarga kemudian menghubungi teman dekat korban dan mencari korban namun tidak ketemu.

Sehari kemudian, mereka mendapat kabar kematian DA.

AKP Aris meneruskan, WAH diduga melakukan pembunuhan bersama rekannya, CHAN (18), warga Dusun Bumi Rejo Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Keduanya ditangkap petugas gabungan dari Polda Lampung, Polres Pesawaran dan Polsek Tegineneng di tempat yang berbeda pada Minggu (23/8) sekira pukul 20.00 WIB.

WAH tega membunuh pacarnya sendiri karena diduga tidak mau bertanggungjawab atas kehamilan DA.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas