Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kesedihan Hasbiah, Tak Menyangka Putranya Meninggal Setelah Tertembak Polisi

Anjas yang setiap hari bekerja sebagai buruh angkut di Pelelangan Ikan Paotere, turut membantu perekonomian keluarganya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kesedihan Hasbiah, Tak Menyangka Putranya Meninggal Setelah Tertembak Polisi
Tribun Timur/Emba
Hasbiah (45) tampak terus meratapi jenazah anaknya Anjas ambulans yang terparkir di depan ruang jenazah Biddokkes Polda Sulsel, Jl Kumala, Makassar, Minggu (30/8/2020) sore. 

Menurut Hasbiah, Anjas yang setiap hari bekerja sebagai buruh angkut di Pelelangan Ikan Paotere, turut membantu perekonomian keluarganya.

"Di lelong kerja dia (Anjas), sering juga dia kasih uang untuk kebutuhan dapur," ucap Hasbiah sembari terisak.

Hasbiah tak menyangka, anak kedua dari sembilan bersaudara itu meninggal dunia dalam kondisi tertembak.

Ibu sembilan orang anak ini pun berharap agar pelaku dalam kasus itu dapat diungkap.

"Semoga pelakunya ditangkap dan dihukum seberat-beratnya juga," ujarnya.

Anjas (23), salah satu dari tiga korban penembakan oleh oknum polisi di Jl Barukang, Kelurahan Pattingaloang, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar meninggal dunia. Foto suasana di RS Bhayangkara Makassar, Minggu (30/8/2020) sore.
Anjas (23), salah satu dari tiga korban penembakan oleh oknum polisi di Jl Barukang, Kelurahan Pattingaloang, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar meninggal dunia. Foto suasana di RS Bhayangkara Makassar, Minggu (30/8/2020) sore. (Tribun Timur/Sayyid Zulfadli)

Saat ini jenazah Anjas tengah menjalani autopsi di ruang jenazah Biddokkes Polda Sulsel.

Rencananya jenazah akan dimakamkan di Kabupaten Maros, Senin hari ini.

Rekomendasi Untuk Anda

3 Pemuda Korban Penembakan

Tiga pemuda diduga menjadi korban penembakan di Jl Barukang, Kelurahan Pattingaloang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Minggu (30/8/2020) dini hari.

Sementara itu salah satu orang tua korban, Jawad (52) mengatakan, pada saat kejadian dirinya sedang tidur di rumah dan terbangun karena mendengar suara tembakan.

"Kejadiannya itu di Barukang dekat rumah sekitar jam 02.00 Wita. Pada saat itu saya tidur dan terbangun karena dengar suara tembakan, saya kira petasan ternyata polisi menembak," katanya saat ditemui di RS Bhayangkara.

Ia menceritakan, anaknya pada saat itu menginap di rumah temannya yang tak jauh dari rumahnya sendiri.

"Anakku ke luar mau pergi bermalam di rumah temannya. Kan tetangga toh karena subuh-subuh nanti luar di tempat pelelangan," ujarnya.

Baca: Propam Polda Sulsel Periksa 5 Polisi di Kasus Insiden Penembakan Warga

Setelah itu, Jawad rumah dan melihat anaknya sudah tertembak.

"Anak saya Anjas sedang kritis, dia terkena tembakan di kepala dan dua temanya terkena tembakan di kakinya," ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas