Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Kepala BPN Denpasar Diduga Tewas Bunuh Diri, Polisi Dalami Kepemilikan Senjata Api dan CCTV

Mantan Kepala BPN Denpasar Tri Nugraha diduga bunuh diri di toilet lantai II Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Mantan Kepala BPN Denpasar Diduga Tewas Bunuh Diri, Polisi Dalami Kepemilikan Senjata Api dan CCTV
dailypost.ng
bunuh diri 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Kepala BPN Denpasar Tri Nugraha diduga bunuh diri di toilet lantai II Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.

Pihak kini Polda Bali mendalami terkait dugaan bunuh diri yang dilakukan Tri Nugraha.

Tim labfor dan tim indentifikasi dari Polda Bali langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasilnya, beberapa barang bukti berupa senjata api (senpi) beserta beberapa proyektil diamankan.

Pun pihak kepolisian masih mendalami rekaman CCTV.

Baca: Sebelum Masuk Toilet Kejati Bali dan Bunuh Diri, Mantan Kepala BPN Denpasar Bilang Stres ke Penjaga

Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Pol Dodi Rahmawan mengatakan, masih melakukan penyelidikan untuk mencari bukti-bukti, penyebab kematian, memastikan jenis senjata, kepemilikan senjata dan prosedur penerimaan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kok bisa senjata masuk. Kami akan cek semuanya. Makanya kami mengumpulkan bukti-bukti dan saksi. Kemudian akan dilakukan otopsi terhadap jenazahnya untuk melihat penyebabnya," terangnya, Senin (31/08/2020) pukul 00.00 Wita.

Terkait dengan barang bukti senpi yang amankan, pihak belum bisa memastikan jenisnya.

"Sementara barang bukti yang sudah diamankan senjata api. Jenisnya untuk sementara kami indentifikasi dulu, takutnya senjata rakitan atau sebagainya," kata Dodi.

"Itu makanya kami lakukan indentifikasi. Saya belum bisa sampaikan jenisnya," ucap Dodi.

Lebih lanjut Dodi menjelaskan, dari senjata api yang diamankan juga ditemukan proyektil.

"Ada proyektilnya. Yang bersarang di senpi ada 5 proyektil, yang sudah digunakan satu. Proyektilnya akan kami indentifikasi jenisnya, kemudian senjata apinya," kata dia.

"Rekaman CCTV sementara kami dalami, karena kami akan mengecek," terangnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas