Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kisah Satu Keluarga Dikurung 7 Jam di Dalam Rumah, Semua Bermula dari Sengketa Kepemilikan Tanah

Pintu rumah keluarga Hendra ditutup karena terkait sengketa kepemilikan tanah. Pintu pagar dipasang rantai besi sehingga tidak ada akses ke luar masuk

Kisah Satu Keluarga Dikurung 7 Jam di Dalam Rumah, Semua Bermula dari Sengketa Kepemilikan Tanah
Istimewa
Warga di Jalan Batas Dukuh Sari, Gang Merak, Sesetan, Denpasar tidak bisa ke luar dari rumah selama tujuh jam, Jumat (2/10/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Tiga anggota keluarga Hendra, yakni kedua orang tuanya beserta seorang anak Hendra masih mengalami trauma psikis setelah sempat 'disekap' di dalam rumah yang mereka tempati selama 7 jam lamanya.

Diketahui rumah mereka yang berada di Jalan Batas Dukuh Sari, Gang Merak, Sesetan, Denpasar disegel pintunga dengan kerangka besi hingga penghuni di dalamnya tak bisa ke luar rumah selama 7 jam.

Pintu ke luar satu-satunya rumah itu ditutupi seng dengan kerangka besi serta digembok selama tujuh jam.

"Ya saya terima kasih sama pak polisi akhirnya bertindak. Tapi semalam orang tua tetap tidak bisa tenang, masih takut," ungkap Hendra, penghuni rumah keluarga itu kepada awak media, Sabtu (3/10/2020).

Peristiwa yang menimpa keluarga Hendra menjadi perhatian warga Jalan Batas Dukuh Sari, Gang Merak, Sesetan, Denpasar, Jumat (2/10/2020) sekira pukul 22.00 Wita.

Pintu rumah keluarga Hendra ditutup karena terkait sengketa kepemilikan tanah.

Mendengar kabar ini, Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Pol Dodi Rahmawan bersama sejumlah personel Polda Bali langsung turun ke TKP.

Tiba di TKP, ternyata benar, rumah keluarga Hendra "disegel" sehingga mereka tidak bisa ke luar dari rumah tersebut.

Warga di Jalan Batas Dukuh Sari, Gang Merak, Sesetan, Denpasar tidak bisa ke luar dari rumah selama tujuh jam, Jumat (2/10/2020).
Warga di Jalan Batas Dukuh Sari, Gang Merak, Sesetan, Denpasar tidak bisa ke luar dari rumah selama tujuh jam, Jumat (2/10/2020). (Istimewa)

Akses pintu masuk rumah ditutup menggunakan papan pengumuman dan pintu pagar dipasang rantai besi sehingga tidak ada akses ke luar masuk rumah tersebut.

Akses pintu rumah Hendra dipasang papan permanen dengan tulisan dugaan penyerobotan tanah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas