Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ada Mayat Tegeletak di Jalan Bersimbah Darah, Ternyata Ditusuk Temannya Sendiri saat Duel

Perkelahian itu terjadi tepatnya di Gang Sawit, Jalan Abdurrahman Saleh, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Ada Mayat Tegeletak di Jalan Bersimbah Darah, Ternyata Ditusuk Temannya Sendiri saat Duel
IST
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Ditemukan jasad seorang pria yang bersimbah darah tergeletak di pinggir jalan di Pontianak.

Ternyata ia adalah korban perkelahian maut melawan temannya sendiri.

Perkelahian itu terjadi tepatnya di Gang Sawit, Jalan Abdurrahman Saleh, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak pada Minggu 4 Oktober 2020.

Berawal dari proyek yang tak kunjung diberikan dan uang setoran yang tak dikembalikan,

Baca: Kronologi Tukang Sayur Tewas Dini Hari, Ditabrak Sopir Kijang LGX yang Mabuk

Diketahui, tersangka EP (63) merupakan warga Kecamatan Pontianak Tenggara.

Sedangkan korban sekaligus temannya, BH (58) merupakan warga Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya.

Kepada Polisi, tersangka mengaku bertemu dengan korban pagi tadi untuk menagih janji proyek sekaligus meminta uang yang telah diberikannya untuk dikembalikan.

Rekomendasi Untuk Anda

Mengaku sebagai ketua pengurus sebuah organisasi pengacara kepadanya, korbanpun lantas berusaha menghindar lagi dari pelaku.

"Tadi pas ketemu, dia bilang gampang, pekerjaan ada banyak ni, kamu ndak percaya ke sama aku, aku ini pengurus ketua pengacara," ujarnya saat ditanyai Kapolresta Pontianak Kombespol Komarudin ketika Konferensi Pers di Mapolresta Pontianak.

"Pas dia masih di atas motor dan pas turun, saya mundur, saya nyabut pisau saya, dia lalu nendang muka saya, saya mundur, dia lari saya kejar. Dan pas dapat, saya tikam belakangnya," kata EP menjelaskan kronologi kejadian.

Baca: Polisi Apes, Bela Wanita yang Digoda, Bripka AF Menang Gulat Lawan Sopir hingga Dilaporkan ke Polisi

EP mengaku sangat kesal terhadap korban karena tak kunjungan memberikan proyek dan mengembalikan uang yang disetorkannya dengan total nilai lebih dari Rp 70 juta.

Pasalnya, di akui oleh EP, uang tersebut bukanlah uang dirinya sendiri, melainkan ada pula uang yang dipinjamnya dari orang lain.

"Saya datang pagi ke rumhnya dia ndak, kata Istrinya sudah keluar, siang belum pulang, lama-lama saya datang lagi, juga ndak ada, di telepon dak aktif, di WA ndak dibalas," ujarnya mengaku kesal.

Sebelumnya diberitakan, Warga Gang Sawit, Jalan Abdurrahman Saleh ( BLKI ), Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak mendadak heboh, Minggu 4 Oktober 2020 pagi.

Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di tengah jalan dan terlihat sepeda motor tergeletak beberapa meter dari jasad.

Baca: Deretan Fakta Kecelakaan Maut di Sleman: Ditemukan Miras, 4 Remaja yang Tewas Hendak Pergi ke Pantai

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas