Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Seorang Polwan Terkena Lemparan Batu Pelajar Saat Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Medan

Massa aksi yang didominasi pelajar tampak mulai tak terkendali dan melempari gedung DPRD Sumut dengan menggunakan batu

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Seorang Polwan Terkena Lemparan Batu Pelajar Saat Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Medan
TRIBUN MEDAN/VICTORY
AKSI tolak Omnibus Law di DPRD Sumut berujung ricuh, Kamis (8/10/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Aksi tolak Omnibus Law di DPRD Sumut ricuh, Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 12.05 WIB.

Massa aksi yang didominasi pelajar tampak mulai tak terkendali dan melempari gedung DPRD Sumut dengan menggunakan batu.

Massa aksi tampak mengambil batu dari trotoar jalanan di Jalan Imam Bonjol.

Terlihat kaca gedung DPRD juga sudah pecah terkena lemparan batu, bahkan para siswa tersebut mulai menggoyang-goyangkan pagar besi kantor DPRD hingga ringsek.

PETUGAS terluka saat mengamankan aksi unjuk rasa berujung ricuh di kantor DPRD Sumut, Kamis (8/10/2020)
PETUGAS terluka saat mengamankan aksi unjuk rasa berujung ricuh di kantor DPRD Sumut, Kamis (8/10/2020) (TRIBUN MEDAN/MAURITS)

Akibatnya, tiga anggota polisi yang berjaga terkena lemparan batu yang dilemparkan massa aksi.

Ketiganya adalah seorang polwan dan dua orang polisi yang terkena lemparan batu yang mengakibatkan terluka.

Baca: Kasus Tewasnya Dua Tahanan Polsek Sunggal, LBH Medan Minta Jasad Joko dan Rudi Diotopsi

Ketiganya segera dibawa ke ruangan yang ada di Kantor DPRD Sumut untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Rekomendasi Untuk Anda

Seorang anggota polisi tersebut terluka setelah hidungnya terkena lemparan batu.

Kini polisi tersebut dibawa masuk ke dalam Gedung DPRD untuk mendapatkan penanganan medis.

Beberapa kali terdengar imbauan pihak kepolisian agar pihak demonstran agar tetap tenang menyampaikan aspirasi.

Namun, para demonstran yang disebut-sebut sebagai pelajar tidak mau menghentikan pelemparan baru.

Setumpuk batu sudah terkumpul di depan kantor DPRD.

Kaca Kantor DPRD Sumut rusak, kaca gedung pecah dan bebatuan sudah berada di sekitar bangunan Kantor DPRD Sumut.

Baca: Terungkap Motif Pembunuhan ASN Kejari Labuhanbatu, Korban Tantang Para Pelaku yang Tak Dikenal

Melihat hal tersebut kepolisian langsung bergerak dan menembakkan air dengan mobil water canon terhadap pelajar yang berada di pagar.

Pihak aparat juga menembakkan gas air mata yanhg memaksa para massa aksi mundur dari depan Kanto DPRD Sumut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas