Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gadis Ini Disiksa dan Dikurung Pacarnya yang Tak Mau Diputuskan, Teriak hingga Ditolong Ibu Kos

Tak terima mendapat perlakuan itu, korban melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (21/10/2020).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Gadis Ini Disiksa dan Dikurung Pacarnya yang Tak Mau Diputuskan, Teriak hingga Ditolong Ibu Kos
fountainhillsrecovery.com
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang wanita berumur 19 tahun menjadi korban penganiayaan pacarnya sendiri.

Korban disiksa hingga dikurung di sebuah kamar kos.

Tak terima mendapat perlakuan itu, korban melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (21/10/2020).

Dikatakan korban kepada petugas, penganiayaan tersebut terjadi kostan pelaku di Kecamatan Jakabaring Palembang, Selasa (20/10/2020) sekira pukul 18.30 WIB.

Baca juga: Kakek yang Selalu Telanjang saat Tebang Kopi Tewas Dibunuh, gara-gara Dianggap Banyak Omong

"Awalnya, terlapor mendatangi tempat saya bekerja, saat itu saya juga kebetulan mau pulang ke rumah."

"Tiba-tiba terlapor datang dan langsung merampas kunci motor saya," ujar korban yang tinggal di Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Rabu (21/10/2020).

Korban saat itu disuruh naik motornya sendiri dan terlapor yang membawanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Korban kemudian diajak terlapor ke TKP.

Terlapor kemudian menyuruh korban masuk ke dalam kosanya dan terlapor mengunci pintu.

"Terlapor tiba-tiba teriak dan marah-marah tidak mau diputuskan. Kemudian telapor langsung mencekik leher saya dan memukul muka saya," katanya.

Baca juga: Fakta Mayat Terikat dalam Mobil Terbakar, Masih Kerabat Jokowi hingga Polisi Periksa 3 Saksi

Terlapor juga mendorong korban hingga korban terjatuh di kosaan terlapor.

"Saat terlapor pergi ke kamar mandi dan saat itu juga saya mencoba keluar dengan cara berteriak dan meminta tolong tetangga sekitar.

Setelah ibu kos datang saya langsung melarikan diri," ungkapnya.

Korban berharap agar telapor dapat bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnya.

"Saya berharap terlapor dapat bertanggungjawab," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas